himbauan larangan mudik (ist)
himbauan larangan mudik (ist)

Penyebaran Covid-19 semakin meluas. Bahkan di Kabupaten Tulungagung, sudah ada 5 warga yang terkonfirmasi positif tertular Covid-19.

Berbagai upaya dilakukan untuk memutus mata rantai penularan virus yang menyerang paru-paru ini. Mulai dari penerapan social distancing, penyemprotan disinfektan, hingga pemberlakukan jam malam.

Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan imbauan untuk tidak mudik saat Idul Fitri nanti.

Langkah yang sama juga dilakukan oleh Polres Tulungagung. Uniknya, dalam penyampaian imbauan ini, Polres Tulungagung membuat konten video yang disebar melalui media sosial.

"Melalui video, pesan yang disampaikan bisa lebih diterima oleh masyarakat," ujar Paur Subbag Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari, Selasa (7/4/20).

Dalam video berdurasi 30 detik itu nampak seorang pemudik yang mengendarai motor memasuki sebuah kawasan pemukiman. Namun saat hendak masuk pemukiman, kendaraanya dihadang oleh 3 polisi lalu lintas berseragam lengkap.

Bukanya ditilang, ke 3 polisi itu malah bernyanyi dan berjoget di depan pengendara motor tersebut. Lagunya pun sudah diubah, dari sebuah grup band tanah air yang digubah syairnya yang meminta agar tidak melalukan mudik di tengah pandemi Covid-19.

"Imbauan ini agar warga Tulungagung yang merantau untuk menunda dulu kepulangan ke Tulungagung," tutur Anwari.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, terutama bagi warga yang merantau di wilayah yang sudah terpapar Covid-19.

Dikhawatirkan kepulangan mereka untuk mudik bisa jadi membawa serta Covid-19 dan bisa menularkan kepada keluarganya.

"Meski tidak sakit dan menunjukan gejala, bisa saja mereka membawa Covid-19 dalam tubuhnya yang bisa menulari keluarganya di rumah," tegas Anwari.