Postingan dan tangkapan layar pesanan ke ojol yang bikin viral. (Foto : Istimewa)
Postingan dan tangkapan layar pesanan ke ojol yang bikin viral. (Foto : Istimewa)

Lantaran iseng melakukan prank pada driver ojek online (ojol) bocah di Tulungagung menjadi viral. Dalam postingan akun bernama Mhel Mhel, diceritakan ada driver ojol berinisial RD mendapat order dari seseorang bernama TyanDwia berupa mie.

TyanDwia memesan tak sedikit, tapi 50 menu berupa udang keju dengan total Rp 525.000 pada, Selasa (21/1) kemarin. Bahkan dalam keterangan pemesanan, TiyanDwia mengatakan jika menu itu untuk keperluan arisan keluarga.

Namun, rupanya setelah beberapa menit pesanan telah diantrekan ke resto penjual mie, TyanDwia malah mengirim pesan di akun automatis driver RD.

“Its all just pank,” tulis TyanDwia.

Pembatalan pesanan yang bernilai lumayan besar dibatalkan TyanDwia membuat RD kecewa. Kekecewaan itu kemudian disebarkan oleh akun Mhel Mhel dengan mengunggah tangkapan layar atau screenshort. Rupanya, postingan yang di share langsung RI respon dan menjadikan kemarahan netizen di Tulungagung.

Mhel Mhel mengisahkan jika pesanan tersebut akan dikirimkan ke alamat pemesan di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Namun, setelah dibawa dari resto ke lokasi pemesan, malah di-cancel dan mengatakan apa yang dilakukan adalah prank. 

“Katanya, pesanan itu dikirim ke Rejoagung dan dibayar di tempat,” terang Mhel Mhel saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis oleh awak media.

Sayangnya, kasus ini tidak dilaporkan ke polisi, dengan alasan ada solusi untuk driver ojol RD. 

“Driver-nya sudah aman, sudah dikembalikan, dan cancelan barang juga sudah ada toleransi dari atasaannya,” kata akun Mhel Mhel.

Sejak viral, Humas Polres Tulungagung telah berusaha mencari pemilik nomor yang digunakan untuk melakukan pemesanan yang berakhir pembatalan itu. Namun, sayangnya RD hingga kini belum secara resmi lapor ke polisi.

"Sebaiknya lapor, nanti korban akan kita cari dan kita panggil," jelas Paur Humas Ipda Anwari, Rabu (22/01) siang.

Dari hasil patroli tim siber Polres Tulungagung, akun TyanDwia telah terlacak. Diduga, Akun tersebut dipegang anak usia SMP dengan bukti foto yang ada di IG yang dijalankan oleh nomer akun Grab-nya.

Foto-foto tersebut tanpa terkendali telah di-share di berbagai media sosial. Netizen berharap kasus serupa tidak terjadi lagi di Tulungagung.