Tim SAR Gabungan sedang melakukan upaya pencarian nelayan yang hilang

Tim SAR Gabungan sedang melakukan upaya pencarian nelayan yang hilang



Junaidi, (59), seorang nelayan asal Dusun Patoman Timur, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari dikabarkan hilang sejak di perairan selat Bali. 

Nelayan ini berangkat melaut sejak pukul 03.00 WIB, Selasa (2/7/19) dinihari. Proses pencarian sudah dilakukan namun masih belum membuahkan hasil.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, korban berangkat melaut bersama dengan tiga orang temannya. Mereka masing-masing menaiki perahu jenis jukung. 

Beberapa ratus meter dari bibir pantai, mesin perahu milik Junaidi mati. 

“Sudah jalan, tiba-tiba mesinnya mati,” kata Miswah, (60), adik kandung korban, Kamis (4/7/19).

Miswah mengetahui kejadian itu dari Samidi, nelayan yang hari itu berangkat melaut bersama Kakaknya. 

Saat itu, Samidi sempat meminta Junaidi kembali ke darat jika mesinnya tidak dapat dinyalakan. 

Kemudian 3 temannya yang lain menuju ke lokasi tempat mereka mencari ikan.

Usai mencari ikan, lanjut Miswah, Rabu (3/7/19) sore ketiga teman kakaknya sempat mencari di lokasi jukung Junaidi mengalami masalah mesin perahu. 

Namun yang Junaidi tidak ditemukan ditempat itu. Mereka sempat mengira Junaidi sudah pulang ke rumah. 

Setelah dicek di rumahnya, Junaidi ternyata belum kembali. 

“Temannya datang mencari ke sini, sampai teman-temannya datang semua ternyata tidak datang juga,” jelas Miswah.

Menurut Miswah, Kakaknya hari itu memang ingin melaut. Sebelum berangkat melaut, kakaknya sempat bilang jika kali ini tidak mendapatkan ikan dia tidak akan bekerja lagi. 

Dia baru sadar itu mungkin firasat akan terjadinya peristiwa ini.

Hingga saat ini, Junaidi tak kunjung ditemukan. Padahal para nelayan setempat sudah melakukan pencarian. 

Sedikitnya ada empat perahu nelayan yang sudah melakukan penyisiran namun gagal menemukan Junaidi. 

“Ternyata sampai sekarang tidak ada. Yang nyari sudah empat perahu. Semoga ditemukan, dan bisa pulang. Saya bisa berdoa saja,” katanya.

Sementara itu, pihak Basarnas Banyuwangi sudah turun tangan untuk melakukan pencarian terhadap Junaidi. 

Sejumlah instansi terkait juga bergabung untuk melakukan pencarian. Ada 6 personil gabungan yang terlibat melakukan pencarian. 

“Kita cari titik yang dicurigai yakni di Teluk Sembulungan. Kita sisir dengan menggunakan perahu karet. Mudah-mudahan mendapatkan hasil,” kata Komandan Tim Pencarian Gabungan, Nurholis Majid.

 


End of content

No more pages to load