Petugas kepolisian memindahkan beras yang berada di badan jalan.

Petugas kepolisian memindahkan beras yang berada di badan jalan.



Sebuah truk gandeng bermuatan beras terguling di Jl Raya Jember, tepatnya di sebelah selatan jembatan Tambong, Selasa (21/5/19) siang. Tidak ada korban dalam musibah ini. Namun posisi badan truk yang terguling di badan jalan membuat kemacetan arus lalu lintas yang cukup panjang.

Musibah itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Truk gandeng bermuatan beras yang dikemudikan Saleh, (43), warga Banyuwangi berjalan ke arah utara. Setiba di lokasi kejadian, kendaraan yang berada tepat di depan truk mengerem mendadak. 

“Truk sempat mengerem. Untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya, sopirnya membanting stir ke kiri,” kata Kanit Kecelakaan Satlantas Polres Banyuwangi Iptu Ardhi Bita Kumala.

Truk bernopol L 8744 UQ itu kemudian menghantam pohon yang berada di pinggir jalan. Saking kerasnya, pohon tersebut tumbang. Sementara badan truk bagian depan terguling dan menutup badan jalur di lajur barat. Muatan beras yang dibawa truk tersebut tumpah ke jalan. 

Petugas kepolisian langsung melakukan rekayasa lalu lintas. Karena satu lajur tertutup badan  truk yang terguling, polisi menjalan arus kendaraan  secara bergiliran.  Karena jalan ini merupakan jalan poros kabupaten, dalam hitungan menit, kemacetan panjangpun terjadi. Panjang antrean mencapai 3 km. “Kemacetan terpantau sampai Koramil Kabat,” kata Kanit Lantas Polsek Rogojampi Ipda Dwi Wijayanto.

Kecelakaan ini tidak memakan korban. Sopir truk hanya mengalami luka ringan saja. Truk tersebut membawa sekitar 22 ton beras kemasan. Beras itu baru saja diambil dari wilayah Wonosobo, Kecamatan Srono. Sedianya beras itu akan dibawa ke Surabaya. 

Proses evakuasi truk dan muatannya menunggu truk pengganti. Sembari menunggu truk pengganti, polisi bahu-membahu memindahkan beras yang berada di badan jalan ke tepi jalan. Ini dilakukan untuk memperluas lajur jalan. Diharapkan upaya ini bisa mengurangi kemacetan yang terjadi. 

Ahmad, sopir truk yang terguling menyatakan, dia memang sengaja membanting stir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan yang ada di depannya. Saat membanting stir ke kiri, truknya menghantam pohon sehingga terguling. “Tidak,” kata Ahmad menjawab pertanyaan apakah remnya blong atau tidak.


End of content

No more pages to load