Hasil Autopsi Mayat Bayi di Tempat Sampah Sebut Saluran Nafas Tersumbat

Kanit Reskrim Polsek Banyuwangi Ipda Nurmansyah (kanan) bersama anggotanya mengevakuasi mayat bayi sesaat setelah ditemukan
Kanit Reskrim Polsek Banyuwangi Ipda Nurmansyah (kanan) bersama anggotanya mengevakuasi mayat bayi sesaat setelah ditemukan

BANYUWANGITIMES –  Mayat bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) Pasar Blambangan di otopsi di RSUD Blambangan, Jumat (9/8/19) pagi. Hasilnya dipastikan bayi tersebut sempat menghirup udara sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di TPSS tersebut.

Dokter Forensik RSUD Blambangan, dr. Solakhudin menyatakan, dari hasil pemeriksaan bayi itu pada waktu dilahirkan sempat menghirup udara. Karena paru-parunya sudah mengapung yang berarti paru-paru bayi malang itu sudah terisi udara. Mengenai umur Bayi, dia menyebut bayi tersebut belum berumur 24 jam.

Bayi tersebut, menurut Solakhudin, diduga lahir tanpa bantuan tenaga kesehatan. Kesimpulan ini dikuatkan dengan beberapa kondisi yang ditemukan saat ditemukan. Pertama, kata Dia, panjang tali pusar sepanjang 35 cm. Ujung potongan tali pusar itu juga serong dan tidak rata. “Itu berarti bukan tenaga kesehatan kalau seperti itu,” tegasnya melalui sambungan telepon.

Dari hasil pemeriksaan asfiksia, yakni terhambatnya oksigen yang masuk ke dalam saluran pernafasan dan terhambatnya karbondioksida atau CO2 yang harus keluar dari dalam tubuh karena saluran pernafasannya tertutup. Karena dari hasil pemeriksaan memang saluran pernafasannya tertutup. Yakni lubang pernafasan bagian luar bukan dalam. Lubang pernafasan bagian luar adalah hidung dan mulut. “Yang jelas saluran bagian pernafasan bagian luar tersumbat, tertutup lah,” tegasnya.

Seperti diketahui, sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga di TPSS Pasar Blambangan Banyuwangi. Bayi tersebut ditemukan terbungkus tas kresek. Bayi itu secara tidak sengaja ditemukan pemulung yang sedang berada di tempat itu. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak Kepolisian.

Petugas Polsek Banyuwangi kemudian membawa mayat bayi itu ke kamar mayat RSUD Blambangan. Diduga mayat bayi berparas cantik itu sengaja dibuang oleh orang tuanya. Hingga kini Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembuangan mayat bayi ini. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Banyuwangi Ipda Nurmansyah.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top