5 Manusia dengan Selera Makan Aneh di Dunia, Salah Satunya Berasal dari Indonesia

Emma Thompson, perempuan asal Inggris yang selalu makan spon usai direndam sabun (istimewa)
Emma Thompson, perempuan asal Inggris yang selalu makan spon usai direndam sabun (istimewa)

BANYUWANGITIMES, MALANG – Namanya makan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Makanan yang dikonsumsi pun lazimnya adalah nasi, roti, sayuran atau daging-dagingan. Namun hal tersebut tidak berlaku pada orang-orang ini.

Alih-alih makan makanan yang lezat, mereka justru lebih memilih mengonsumsi makanan yang tidak lazim seperti sabun, batu bata hinggar air seni.

Berikut beberapa orang tersebut yang bisa dikatakan tidak lazim dilakukan oleh manusia.

1. Tempest Henderson

Tempest Henderson memiliki kebiasaan aneh yaitu mengonsumsi sabun mandi dan sabun bubuk. Ia mengaku pertama kali merasakan nikmatnya sabun saat ia mencelupkan jarinya ke bubuk sabun kemudian menjilatnya.

Menurutnya sabun rasanya ada manis dan asin, itu yang membuatnya tertarik untuk terus memakan sabun. Setelah itu Tempest mulai kecanduan dengan sabun, ia bahkan mengkonsumsi 5 batang sabun dalam seminggu.

Menurut diagnosa dokter Tempest mengalami gangguan langka yang disebut Pica, yang disebabkan oleh kekurangan mineral dan ditandai dengan nafsu terhadap zat-zat yang di miliki sabun.

2. Bao Yafu

Bagi kebanyakan orang, air kencing yang dikeluarkan tubuh manusia merupakan kotoran sehingga tidak bermanfaat.

Tetapi tidak dengan warga Tiongkok yang bernama Bao Yafu, air seni manusia adalah obat yang manjur untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, bahkan penyakit parah seperti kanker.

Hal itu dibuktikan Bao yang kini berusia 82 tahun, tetapi fisiknya masih prima dan indra penglihatannya pun tidak mengalami kemunduran sama sekali.

Bao mengaku mengkonsumsi air seni rutin setiap hari sejak tahun 1972, pertama kali ia diperkenalkan terapi air seni itu oleh keluarganya di Hongkong yang mengklaim bahwa rutin mengkonsumsi air seni penyakit yang diderita ayah mereka sembuh.

3. Emma Thompson

Emma Thompson adalah perempuan asal inggris yang gemar memakan spon dapur setelah direndam menggunakan sabun cuci piring.

Kebiasaan buruk mengunyah spon dapur tersebut sudah ia lakukan sejak usianya masih 3 tahun. Sebelum mengkonsumsinya Emma terlebih dahulu merendam spon dengan sabun cuci piring semalaman dan menyantapnya di pagi hari.

Emma juga telah menghabiskan sekitra Rp 125 ribu/minggu hanya untuk membeli spon. Emma pun terbiasa menyiapkan bekal makan siang spon yang dikemas dikotak bekal untuk setiap hari ia bawa ketempat kerja.

4. Ibu Miskaulah

Yang satu ini berasal dari Indonesia yaitu bernama Ibu Miskaulah, seorang wanita yang tinggal di sidoarjo ini memiliki hobby yang sangat tidak biasa dan tidak wajar. Bagaimana tidak, wanita ini memiliki hobby makan ayam yang masih hidup.

Ibu Miskaulah pertama kali memakan ayam itu dengan cara menggigit leher ayam sampai mati, dan kemudian ia meminum darah ayam tersebut, lalu berlanjut mencabuti bulu ayam dan mengkulitinya hingga bersih, kemudian baru memakan daging ayam tersebut.

Ibu Miskaulah mengakui jika dirinya hobby memakan ayam hidup itu sejak ia masih kelas 4 di sekolah dasar. Kebiasaan itu bermula saat Ibu Miskaulah kerap ikut ayahnya ke sawah untuk membuat batu bata.

Karena kerap merasa lapar saat di sawah ia mencari ikan, jangkrik, kalajengking dan juga serangga kecil untuk dimakan.

5. Pakkirappa Hunagundi

Seorang pria di India bernama Pakkirappa Hunagundi mengaku mengalami gangguan makan. Ia hanya bisa makan batu bata, kerikil dan lumpur. Setidaknya setiap hari pria ini memakan batu bata dan kerikil hingga 3 kg setiap hari.

Pakkirappa mengaku jika ia mulai makan batu bata sejak usia 10 tahun, kala itu ia sering mengeluh sakit perut dan ketika melewati jalan-jalan di india ia mencoba memakan dinding, dan sejak saat itulah ia sudah tidak mengalami sakit perut lagi.

Uniknya meskipun makan bebatuan Pakkirappa mengakui dirinya baik-baik saja, bahkan giginya masih lengkap dan tidak ada keluhan apapun.

Bahkan menurut pengakuan ibunya ia sudah berusaha melarang anaknya untuk menggerogoti dinding rumah di desa mereka. Namun ia sudah tidak bisa makan apa-apa kecuali batu bata, lumpur atau kerikil, meskipun ibunya memberikan ayam goreng, ia tidak akan memakannya.

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top