Pengedar Sabu Tertangkap Saat Hendak Terobos Blokade Polisi

Motor pelaku diamankan petugas kepolisian di sekitar lokasi penangkapan
Motor pelaku diamankan petugas kepolisian di sekitar lokasi penangkapan

BANYUWANGITIMES – Aparat kepolisian menangkap seorang pengedar narkoba di Jl. Raya Situbondo, tepatnya di simpang tiga SPBU Farly. 

Menariknya, penangkapan itu dilakukan secara tidak sengaja. Sebab yang bersangkutan nekat menerobos jalan yang saat itu sedang dialihkan oleh kepolisian. Identitas tersangka diketahui bernama Donny Setyawan, (26), tinggal di Dusun Krajan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Informasi yang dihimpun banyuwangitime.com,  penangkapan itu terjadi pada Minggu (9/6/19) lalu. Kebetulan hari itu merupakan puncak arus balik pemudik dari Jawa ke Bali melalui pelabuhan Penyeberangan Ketapang. Agar arus lalu lintas lancar, aparat kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas. Arus lalu lintas dari arah selatan dialihkan ke arah jalur lintas Ketapang.

Sekitar pukul 14.00 WIB, tersangka yang mengendarai sepeda motor Honda CBR warna orange dengan nopol P 6929 UF datang dari arah selatan. Meskipun polisi sudah mengarahkan untuk melalui jalur lingkar Ketapang namun yang bersangkutan menolak.

“Ada satu pengendara roda dua memaksa lewat, kita periksa. Kemudian kita curiga, naik sepeda motor kedua telinganya memakai hand set,” kata  Kapolsek KPPP Tanjungwangi, AKP Idham Kholid, yang kebetulan menjadi perwira pengendali di lokasi tersebut.

Saat dihentikan, lanjut Idham Kholid, yang bersangkutan justru tidak terima. Tidak hanya itu, tersangka juga menunjukkan sikap yang tidak respek kepada petugas dengan pandangan yang tidak bagus. Karena curiga petugas kemudian melakukan penggeledahan. 

“Kita periksa badannya dia tidak terima, berontak-berontak. Kemudian kita lakukan pemeriksaan badannya. Ada barang yang diduga sejenis narkoba,” terangnya.

Kebetulan, di antara petugas yang melakukan pengamanan di lokasi tersebut ada anggota satuan narkoba. Selanjutnya, tersangka diamankan dan dibawa ke Polres Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekaligus untuk pengembangan perkara.

Idham Kholid menyebut, saat diinterogasi, tersangka mengaku memaksa melewati jalur tersebut karena ingin menemui seseorang di wilayah Ketapang. “Dia mengaku mau mengantarkan barang ke wilayah Ketapang,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka berupa satu paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,35 gram. Sebuah potongan sedotan warna ungu, uang tunai Rp 200.000, sebuah HP Xiaomi warna putih, selembar bukti setor tunai dari ATM Mandiri dan sebuah kartu ATM Mandiri.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top