Rampas Dompet Seorang Wanita, Dikejar, Pelaku Ditemukan Sembunyi di Pinggir Sungai

Kapolsek Glenmore AKP Mujiono menginterogasi pelaku sesaat setelah tertangkap.
Kapolsek Glenmore AKP Mujiono menginterogasi pelaku sesaat setelah tertangkap.

BANYUWANGITIMES – Seorang pelaku jambret menjadi sasaran  amarah warga, Rabu (15/5/19) malam. Dia ditangkap warga bersama petugas kepolisian sesaat setelah beraksi. 

Identitas pelaku diketahui bernama Ali Wafa, (22), warga Dusun Curahleduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru. Korbannya, Sri Wintari, (39), warga Dusun Sepanjang Kulon, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Ketika itu korban sedang mengendarai motor di Jl dr Sutomo, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Tiba-tiba saja dua pelaku yang mengendarai motor Honda CB 150 tanpa pelat nomor memepet motor korban dari arah kiri.

Salah satu pelaku lalu menendang sepeda motor korban hingga oleng. "Selanjutnya pelaku mengambil dompet korban secara paksa," kata Kapolsek Glenmore AKP Mujiono.

Menyadari hal itu, korban berteriak maling sambil meminta tolong. Kemudian warga yang saat tersebut berada di sekitar TKP melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pada saat yang sama, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Glenmore.

Selanjutnya, petugas turut melakukan pengejaran terhadap pelaku bersama warga. Sekitar pukul 20.30 WIB, petugas menemukan sepeda motor milik pelaku yang ditinggalkan di jalan buntu di Dusun Sepanjang Kulon, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore.  "Sekitar pukul 21.00 WIB salah satu pelaku yang bernama Ali Wafa ditemukan bersembunyi di semak-semak di tepi Sungai Kali Takir," terangnya.

Dari tangan tersangka, ditemukan barang-barang milik korban yang diambilnya. Kemudian pelaku yang berhasil ditangkap beserta barang bukti yang ditemukan diamankan ke Polsek Glenmore untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.  "Untuk pelaku yang satunya masih kami lakukan pencarian. Identitasnya sudah kami ketahui," ucapnya.

Polisi menyita barang bukti berupa sebuah dompet warna hitam, uang tunai Rp 2.500.000, satu unit handphone merk Xiaomi A 97 warna putih, satu unit sepeda motor Honda CB 150 R, warna hijau tanpa pelat nomor.  Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan disertai kekerasan. 

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top