Satgas Pangan Cek Stabilitas Harga dan Pantau Produk Kedaluwarsa

Tim Satgas Pangan berinteraksi dengan pedagang untuk menanyakan harg dan ketersediaan pangan di pasar
Tim Satgas Pangan berinteraksi dengan pedagang untuk menanyakan harg dan ketersediaan pangan di pasar

BANYUWANGITIMES – Tim Satgas Pangan Banyuwangi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Banyuwangi Minggu (12/5/19). Mereka datang untuk memantau harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional. Kegiatan ini juga untuk mencegah adanya permainan harga dari agen atau distributor nakal khususnya pada bulan Ramadan  ini.

Tim yang terdiri dari Polres Banyuwangi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Bulog Banyuwangi bertemu langsung dengan pedagang. Mereka menanyakan harga sembilan bahan pokok yang ada di pasar Induk Banyuwangi seperi bawang, cabe, gula beras dan sebagainya. Petugas juga mengimbau pedagang untuk tidak menjual barang kedaluwarsa.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi menyatakan, tim Satgas Pangan sengaja turun ke pasar untuk mengecek ketersediaan bahan pokok dan kondisi harga yang ada di pasar tradisional. “Hasil peninjauan secara langsung, harga maupun ketersediaan bahan pokok stabil. Bahkan ada beberapa bahan pokok seperti bawang putih turun dari harga pada minggu sebelumnya,” jelasnya kepada banyuwangitimes.com.

Dia menambahkan, Satgas Pangan akan terus melakukan pengecekan langsung ke spot pasar yang ada di seluruh Banyuwangi. Kegiatan ini akan dilakukan sampai akhir Ramadan nanti. Selain itu pihaknya juga mengimbau pedagang barang yang tidak tahan lama seperi ikan dan daging agar tidak menjual barang yang sudah tidak layak konsumsi.

Kegiatan seperti ini, lanjut Taufik, sangat penting dan efektif untuk mencegah terjadinya permainan harga dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Jangan sampai, kata Dia, ada fluktuasi harga akibat permainan agen atau distributor yang nakal sehingga mengkibatkan harga naik dari sebelumnya. “Kami Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan hal tersebut,” tegasnya.

Pada kesempata yang sama, Kepala Dinas Peridustrian Perdagangan Banyuwangi Sih Wahyudi menyatakan, pihaknya akan terus memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di beberapa Kecamatan. Pihaknya juga tetap melakukan operasi pasar. “Besok akan dilakukan operasi pasar di Rogojampi dan pasar induk,” jelasnya.

Operasi Pasar itu dilakukan bersama stake holder yang terkait. Termasuk juga dengan pasar modern untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya. “Alhamdulillah harga sudah stabil dan semua harga tidak terlalu tinggi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Divisi Regional V Banyuwangi David Susanto menyatakan, harga bawang putih saat ini sudah mulai menurun. Sebab bawang putih impor sudah mulai masuk ke pasaran. “Kami sudah pesan, karena yang impor saat ini adalah swasta, saat ini masih dalam proses bongkar di pelabuhan besar,” jelasnya.

Jumadi, seorang pedagang di pasar Induk Banyuwangi menyatakan, saat ini harga Bawang putih sudah turun ke harga Rp 40 ribu per kg. Sebelummya harganya mencapai Rp 70 ribu per kg. “Untuk bawang merah harganya sekarang Rp 25 ribu perkilogram, sebelumnya Rp 38 ribu perkilogram,” katanya.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top