Hewan-Hewan Ini Melahirkan dengan Ekstrim, Proses Kelahiran Manusia Belum Ada Apa-Apanya

burung kiwi yang punya telur hampir sebesar badannya (Theshinypeanut)
burung kiwi yang punya telur hampir sebesar badannya (Theshinypeanut)

BANYUWANGITIMES, MALANG – Rata-rata manusia melahirkan bayi seperlima dari berat tubuh ibunya. 

Namun bayangkan saja, jika manusia melahirkan bayi sepertiga dari berat tubuh ibunya. 

Apa jadinya nasib dari sang ibu. Sebab, ukuran bayi sepertiga dari tubuh ibunya, sama saja dengan anak yang berumur tujuh tahun. 

Tentu hal tersebut akan sangat menyakitkan bagi sang ibu.

Namun dalam dunia hewan, ternyata ada hewan yang berkembang biak dengan cara yang lebih ekstrim dari manusia. 

Bahkan untuk melahirkan anak-anak mereka, sampai ada yang harus mengorbankan nyawanya. Apa saja?

Berikut sejumlah hewan yangaa dimaksud seperti dilansir The Shiny Peanut.

1. Burung Kiwi

Burung ini tidak bisa terbang seperti layaknya ayam. Burung ini banyak ditemukan di daerah Selandia Baru. 

Ukurannya pun sama seperti ayam. Burung ini bertelur dalam satu waktu, satu telur sampah dua telur. 

Setiap tahunnya, burung ini mampu bertelur sebanyak tiga kali.

Namun yang dalam proses berkembang biak dari burung kiwi ini begitu sangat menganggumkan.

Sebab ukuran telurnya, hampir sebesar dari tubuhnya sendiri. 

Ukuran telur dari burung kiwi, termasuk ukuran telur yang terbesar dari telur burung manapun.

Dan bisa dibayangkan, jika burung kiwi mengeluarkan telur dari dalam tubuhnya, tentu akan begitu menyakitkan. 

Karena membutuhkan ruang yang cukup luas untuk mengeluarkan telur yang begitu besar. 

Lalu jika manusia melahirkan bayi dengan ukuran ekstra, sepeti apa rasa sakitnya ?.

2. Kadal Lidah Biru

Kadal jenis ini, ternyata juga merupakan hewan yang melahirkan dengan cara yang cukup ekstrim. 

Kadal yang banyak ditemukan di wilayah Australia ini mampu melahirkan dua bayi kadal sekaligus dnegan ukuran sepertiga dari berat badan induknya.

Padahal tubuh dan perut kadal, sulit untuk berkembang karena sisiknya yang kaku pada seluruh tubuhnya. 

Saat mengandung, kadal juga mengalami sesak nafas. 

Sebab posisi bayi kadal berada di bawah paru-paru dan ukuran kadal yang semakin membesar, menekan paru-paru.

Jika hal ini disamakan dengan manusia, maka sama saja kadal tersebut mengeluarkan bayi yang sama dengan anak berumur tujuh tahun.

3. Landak

Landak merupakan hewan yang juga cukup berbahaya. Dengan duri-duri pada tubuhnya, landak dapat bertahan dari serangan musuh ataupun menyerang musuhnya. 

Hewan ini banyak ditemukan di Asia, Afrika, maupun Amerika.

Hewan yang termasuk hewan pengerat ini, juga cukup ekstrim dalam melahirkan bayinya. 

Sebab bayi landak, sudah memiliki duri sejak ia di dalam kandungan landak.  

Namun meskipun terdapat duri, duri tersebut masih dalam keadaan lunak.

Namun duri tersebut tetap saja berbahaya, sebab saat kontraksi bayi, duri tersebut bisa mengeras dan bisa saja tersangkut dalam rahim sang ibu.

Dan setelah bayi landak lahir, duri tersebut akan mengeras dan kemudian beberapa waktu kemudian akan tergantikan dengan duri yang sangat tajam dan keras.

4. Laba-laba Eropa

Laba-Laba jenis ini, juga sangat ekstrim ketika berkembang biak. 

Sebab setelah mereka meletakkan telur-telur dalam sarang atau jaring, kemudian laba-laba akan memproses sebuah cairan makanan yang itu memperburuk kondisi sang induk.

Dan setelah telur menetas, bayi-bayi laba-laba tersebut akan segera menghisap cairan yang dihasilkan oleh sang induk sampai cairan tersebut habis.

Dan sembilan hari kemudian, bayi laba-laba tersebut akan terus menghisap cairan dari induknya sampai habis. 

Setelah habis, bukannya sang induk akan merawat anak-anaknya tersebut, sang induk justru mati dan menjadi bangkai.

5. Rayap

Rayap merupakan hewan yang suka berkoloni. Dalam setiap koloni, terdiri dari rayap ratu maupun rayap pekerja yang selalu menyuplia makanan serta melindungi ratunya dari predator pemangsa.

Dan yang cukup mencengangkan, ratu rayap dalam setiap harinya, mampu menghasilkan telur sebanyak 30 ribu telur setiap harinya. 

Lalu sebesar apakah rmtubuh ratu rayap?

Tubuh ratu rayap mempunyai ukuran berkisar empat sampai lima centimeter.

Dan setiap harinya, ratu rayap harus  mereproduksi rayap sampai 30 ribu telur rayap.

Dan setelah rayap menetas, bayi rayap akan diurus oleh anggota koloni yang bertugas menjaganya.

Bayangkan, jika ratu rayap memproduksi 30 ribu telur setiap hari, maka jika dikalikan dengan 365 hari dalam satu tahun, totalnya berjumlah 10.950.000. 

Bisa terbayang jika itu terjadi pada manusia?

 

 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top