Tarik Minat Warga Salurkan Hak Pilihnya, TPS di Banyuwangi Usung Tema Kesenian Barong

Petugas KPPS  mengenakan kostum Barong untuk menarik minat masyarakat datang ke TPS
Petugas KPPS mengenakan kostum Barong untuk menarik minat masyarakat datang ke TPS

BANYUWANGITIMES – Sebuah TPS di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, dibuat seperti panggung kesenian Barong. Anggota KPPS dan Linmas juga mengenakan kostum Barong. TPS unik ini diharapkan bisa mendongkrak partisipasi masyarakat untuk menyalurkan partisipasinya. Bagian interiornya juga dihias bak panggung kesenian Barong.

TPS unik bertema Barong ini adalah TPS 06 Desa Kemiren. Petugas KPPS sengaja mengusung tema Barong dengan harapan bisa menarik masyarakat untuk datang ke TPS guna menyalurkan haknya dalam Pemilu. "Kami ingin meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya. Kami juga ingin mengurangi angka golput," jelas Mega Ayu Imama Wati, Ketua KPPS TPS 06, Desa Kemiren, Rabu (17/4/19).

Kesenian Barong merupakan kesenian Banyuwangi yang sangat disukai masyarakat. Desa Kemiren juga memiliki kesenian Barong yang cukup terkenal. Tema Barong diangkat sekaligus untuk melestarikan budaya itu. "Kami ingin melestarikan adat istiadat dan budaya yang ada di desa kami," jelas perempuan yang dipanggil Mega ini.

Dia mengaku sudah menyiapkan TPS bertema Barong ini sejak seminggu sebelum pelaksanaan. Persiapan dilakukan mulai penyiapan kostum dan perlengkapan lain. Mengenai biaya menurut Mega selain biaya yang berasal dari KPU anggota KPPS juga mengeluarkan biaya tambahan secara swadaya untuk kebutuhan kelengkapan TPS ini.

Mastuki, salah seorang warga yang mencoblos di TPS 06 menyatakan, awalnya dirinya enggan datang ke TPS. Pria ini mengaku sempat berpikir untuk golput. Namun setelah tahu TPS tempatnya mencoblos mengusung tema Barong dia pun memilih untuk datang ke TPS. Bahkan Mastuki mengajak anak-anaknya untuk datang ke TPS. "Saya membawa anak-anak ke TPS dan anak-anak saya senang," katanya. 
 

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top