Sempat Dirawat di RSUD Genteng, Bayi yang Dibuang di Pos Kamling Diserahkan ke Dinsos PSAB Jatim

Situasi penyerahan bayi temuan dari RSUD Genteng kepada jadinsos dan oleh Kadinsos diserahkan kepada Dinsos PSAB Jatim, Kamis (11/4/19).
Situasi penyerahan bayi temuan dari RSUD Genteng kepada jadinsos dan oleh Kadinsos diserahkan kepada Dinsos PSAB Jatim, Kamis (11/4/19).

BANYUWANGITIMES – Bayi mungil berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di pos kamling Dusun Kendal, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (2/4/19) lalu akhirnya diserahkan ke Dinas Sosial PSAB Provinsi Jawa Timur oleh Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi, Kamis (11/4/19).

Mekanisme proses penyerahan bayi dilakukan oleh pihak RSUD Genteng diwakili dr Sugiyo kepada Kadinsos Kabupaten Banyuwangi Edy Supriyono MM. Selanjutnya Kadinsos Edy Supriyono menyerahkan bayi tersebut kepada Kasie Pelayanan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jatim Sri Mariyani.

"Sebelumnya memang kami  titipkan di RSUD Genteng selama 10 hari. Setelah kondisi bayi ini stabil, kami serahkan ke Dinas Sosial PSAB jatim untuk dilakukan perawatan lanjutan," kata Kabid Dayaresos di Dinsos Banyuwangi Tina Tati Melati saat ditemui di RSUD Genteng, Kamis (11/4/19).

Kapolsek Songgon AKP Bakin melalui anggotanya Bripka Efendi menyatakan, meskipun sudah diserahkan kepada Dinas Sosial, bukan berarti polisi lepas tangan. Pihaknya mengaku akan terus memantau perkembangan si bayi yang mulai saat ini dalam perawatan Dinsos PSAB Jatim.

"Sejauh ini banyak pihak yang telah mengajukan diri dan berminat untuk mengadopsi si bayi. Namun pihaknya mengaku menyerahkan proses pengadopsian bayi tersebut kepada dinas sosial PSAB Jatim sebagaimana protap yang ada," ucapnya.

Sementara Kadinsos Banyuwangi Edy Supriyono juga memberikan catatan bahwa proses adopsi bayi harus sesuai dengan ketentuan yang ada. Sesuai prosedur, memang dari Dinas Sosial Provinsi Jatim, tapi pihaknya juga akan ikut mengawasi.

"Kami  lihat background calon keluarganya seperti apa, secara ekonomi mampu apa tidak. Jangan sampai setelah diadopsi bayi ini nanti malah justru ditelantarkan atau barangkali sampai dijual. Ini yang kami tidak mau. Kami awasi betul," ungkap Edy Supriyono yang sebelumnya menjabat sebagai kasatpol PP Banyuwangi ini.

Seperti diketahui, sebelumnya bayi mungil sehat dengan berat badan 2,8 kilogram dan panjang 47 cm ini kali pertama ditemukan di Pos Kamling Dusun Kendal Desa Sragi Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Oleh pelaku (belakangan diketahui ibu kandungnya sendiri), memang sengaja dibuang karena diduga hasil hubungan gelap dengan PIL-nya yang tidak bertanggung jawab.

Pewarta : Hakim Said
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top