Tuntutan DIkabulkan, Unjuk Rasa Sopir Dump Truk Berakhir

Para sopir dump truk melakukan orasi di Jl. A. Yani Banyuwangi tepat di depan Kantor Pemkab Banyuwangi
Para sopir dump truk melakukan orasi di Jl. A. Yani Banyuwangi tepat di depan Kantor Pemkab Banyuwangi

BANYUWANGITIMES – Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan sopir dump truk akhirnya berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka membubarkan diri setelah pihak Kejaksaan memenuhi keinginan mereka untuk mengeluarkan dump truk milik salah seorang teman mereka. Dump truk itu ditahan pihak Kejaksaan sebagai barang bukti salah perkara galian C illegal.

Kesepakatan itu antara perwakilan pengunjuk rasa dengan pihak Kejaksaan ini tercapai setelah melalui diskusi yang cukup lama. Selain pihak Kejaksaan, perundingan dengan pengunjuk rasa ini juga melibatkan perwakilan Pemkab Banyuwangi dan pihak Kepolisian.

Ditemui usai dialog, Penasehat Asosiasi Armada Material Banyuwangi (AAMBI), Ridwan menyatakan, setelah melalui diskusi panjang, akhirnya pihak Kejaksaan memenuhi keinginan para pengunjuk rasa. Dump truk yang kini ditahan pihak Kejaksaan akan dikeluarkan. “Sudah ada titik temu, armada yang kita tuntut hari ini bisa diproses secara otomatis tuntutan kita selesai sampai disini,” terangnya.

Usai pertemuan tersebut pihaknya akan menuju ke Kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi untuk mengurus administrasi pinjam pakai dump truk tersebut. Sementara dirinya mengurus administrasi, para pengunjuk rasa yang lain akan tetap berada di tempat itu. Soalnya, kata Dia, teman-temannya belum mau pulang kalau belum klir. “Nanti kelau memang sudah deal betul baru teman-teman saya telpon, baru pulang,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Rusdianto, menyatakan, hasil pertemuan pihak asosiasi akan membuat permohonan pinjam pakai dump truk tersebut. Untuk pinjam pakai harus melengkapi syarat administrasi seperti bukti kepemilikan dan bukti pendukung lain.

Dia menegaskan, pihaknya tidak akan menjamin proses  pinjam pakai jika buktinya tidak lengkap. Namun jika persyaratan sudah lengkap, pihaknya akan mempermudah proses pinjam pakai tersebut. “Kalau lengkap monggo kita permudah semuanya, kita tidak akan persulit apalagi itu untuk mata pencaharian,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan sopir dump truk ini akhirnya berakhir. Sekitar pukul 15.00 WIB, para sopir mulai membubarkan diri dan meninggalkan lokasi unjuk rasa.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top