Begini Kondisi Resort Karantina Penghafal Alquran yang Utuh dari Terjangan Tsunami Banten, Lihat Videonya

screeanshoot(video)
screeanshoot(video)

BANYUWANGITIMES, MALANG – Bencana alam tsunami yang sempat menerjang beberapa wilayah di Indonesia belum lama ini memang menyisakan banyak cerita menakjubkan. Jika kita ingat, sebuah bangunan Masjid dalam tragedi tsunami Aceh 12 tahun lalu tetap utuh dan kokoh. 

Peristiwa menakjubkan berikutnya adalah tetap berdirinya Masjid Arkam Babu Rahman di bibir pantai yang juga selamat dalam insiden tsunami Palu pada pertengahan tahun ini.

Kini, masyarakat kembali dibuat takjub dengan kisah yang beredar terkait bangunan resort Umbul Tanjung di Kabupaten Serang, Banten, yang juga utuh seperti tak terjadi apa-apa pasca-diterjang gelombang tsunami  akhir pekan lalu. Resort yang berada tepat di bibir pantai itu dikatakan sebagai salah satu tempat karantina penghafal Alquran dari Nurul Fikri Boarding School (NFBS).

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, seorang pria tengah memvideokan kondisi terbaru dari resort yang ditempati penghafal Alquran itu. Kondisi resort tampak begitu bersih dan tidak ada satu pun kotoran atau bekas terjangan tsunami di kawasan tersebut. Bangunan berlantai dua itu pun tetap berdiri kokoh dan bersih seutuhnya.

"Padahal di setiap sisi bangunan yang ada di sekitar resort ini juga mengalami kehancuran. Seperti saung dan rumah yang terbawa arus," kata pria dari dalam video tersebut.

Lebih jauh pria dalam video berdurasi tak lebih dari satu menit itu menyampaikan, setiap sisi bangunan dan ruangan masih utuh. Bahkan, saat kejadian tsunami pada Sabtu (22/12/2018) lalu, penghuni seolah tak terjadi apa-apa. Saat orang di sekitar kawasan karantina berhamburan, para santri tetap berada di dalam resort.

Sementara itu, dalam video kedua yang juga banyak beredar di media sosial, ada seorang saksi hidup yang juga merupakan pegawai dari resort yang kini masih berdiri kokoh. Pegawai tersebut beranama Mukhsin, yang mengaku selamat dalam tragedi luar biasa besar tersebut.

Dalam video tersebut, Mukhsin bercerita jika ia dan 60 penghafal Alquran yang ada di dalam resort sama sekali tidak diterjang  tsunami. Dia juga menyampaikan jika para santri tersebut sudah melakukan hafalan dan tinggal di resort tepat di bibir pantai itu sejak satu bulan terakhir.

"Alhamdulillah saya masih hadir di sini pasca-tragedi dahsyat kemarin, di tempat yang dijadikan sebagai tempat penghafal Alquran," kata Mukhsin.

Sedangkan pria yang hadir dalam video mendampingi Mukhsin juga menunjukkan beberapa sisi resort yang tetap utuh dan berdiri kokoh. Termasuk pepohonan di area resort yang tidak roboh meski sempat ada  tsunami yang begitu dahsyat.

"Dinding tidak roboh dan pohon tak rusak. Bangunan tidak runtuh. Ini bukti kekuasaan Allah. Allah buktikan kebenaran terhadap orang yang interaksi dengn Alquran," ungkap pria tersebut.

Dalam kondisi tersebut, pria di dalam video itu juga mengajak muslim untuk lebih banyak berinteraksi dengan Alquran dengan cara membacanya hingga mengamalkan apa yang ada di dalamnya. Sebab, Allah akan menjamin perlindungan dan pertolongan di dunia akhirat bagi muslim yang senantiasa berinteraksi dengan Alquran.

"Ini adalah pelajaran bahwa Alquran selalu memberi perlindungan kepada siapa pun yang berinteraksi dengannya di dunia dan akhirat. Mari kita perbanyak berinteraksi dengan Alquran," ucapnya.

Kondisi itu jelas membuat banyak kalangan takjub. Sebab, untuk kali kesekian, peristiwa luar biasa seperti bencana tsunami  banyak merenggut nyawa dan membuat kerusakan. (*)

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top