Mengeluh Pusing dan Muntah, Wisatawan Pendaki Gunung Ijen Meninggal

img-z.okeinfo.net
img-z.okeinfo.net

BANYUWANGITIMES – Seorang wisatawan pendaki Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen meninggal Rabu (5/12/18) dini hari. 

Dia adalah Ayangga, (22), warga Kampung Warung Tilu, Desa Pasiripis,  Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Perempuan ini sempat dilarikan ke Puskesmas Licin untuk mendapatkan perawatan. Namun sayang nyawanya tidak tertolong.

Informasi yang berhasil dihimpun korban mendaki Gunung Ijen bersama suaminya Firman Rahmansyah, (36). 

Keduanya melakukan pendakian bersama rekankerja Firman Rahmansyah yang merupakan karyawan salah satu hotel berbintang di wilayah Banyuwangi. Mereka mulai mendaki sekitar pukul 01.00 WIB.

Begitu tiba di pos bunder atau pos penimbangan pertama belerang, rombongan ini sempat berhenti untuk beristirahat. 

Setelah istirahat sejenak, rombongan korban kembali melanjutkan pendakian. 

Namun baru beberapa puluh meter berjalan, korban mengeluh pusing pada suaminya. Korban juga sempat muntah. 

“Suami korban kemudian meminta tolong petugas troli untuk membawa istrinya turun ke Paltuding,” kata Kapolsek Licin, AKP Jupriadi, Rabu sore.

Keduanya tiba di Paltuding sekitar pukul 02.45 WIB. Selanjutnya,  korban dibawa ke Puskesmas Licin untuk mendapatkan perawatan. 

Korban langsung diberikan pertolongan oleh petugas Puskesmas. 

“Akan tetapi korban sudah tidak sadar dan meninggal,” ungkap Jupriadi.

Atas kejadian itu, lanjut Jupriadi, suami korban menolak untuk dilakukan otopsi pada korban.

Setelah dilakukan identifikasi korban, pihak Kepolisian langsung menyerahkan jenazah korban pada suaminya. 

“Selanjutnya suami korban membawa korban ke Sukabumi menggunakan ambulance untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top