Banjir Bandang Alasmalang, Dua Rumah Hanyut

Warga membersihkan lumpur  yang ada di dalam rumah saat luapan air mulai surut.
Warga membersihkan lumpur yang ada di dalam rumah saat luapan air mulai surut.

BANYUWANGITIMES – Banjir bandang yang melanda wilayah Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, membawa material lumpur dan kayu. Petugas BPBD Banyuwangi harus mendatangkan alat berat untuk menyingkirkan sebatang kayu yang menghalangi aliran air di jembatan Garit. 

Dua rumah di wilayah Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi dikabarkan hanyut. Meski demikian, tidak ada korban dalam musibah ini.

Luapan air mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Air sempat mencapai ketinggian satu meter. Air datang begitu cepat dan langsung masuk ke wilayah pemukiman warga khususnya di Dusun Karangasem, Desa Alasmalang. 

Debit air yang sangat besar sempat membawa kayu gelondongan hingga ke badan jalan. Sejumlah warga mulai membersihkan rumahnya yang sempat terdampak luapan air dari sungai Badeng.

Sekretaris Daerah Banyuwangi Djajat Sudrajat, menyatakan, sejauh ini tidak ada korban dalam musibah ini. Semua bisa ditangani petugas. Seluruh elemen bekerja saling mendukung termasuk dukungan dari warga sehingga semua bisa diatasi dengan baik. "Ke depan ada penyempurnaan untuk membangun pelengsengan yang sebelah kanan," ucapnya ditemui di lokasi banjir Minggu (25/11/18).

Pihaknya terus berkomunkasi dengan petugas yang ada di Songgon untuk mengetahui situasi paling update. Pihaknya juga mendatangkan dua alat berat untuk membersihkan material kayu yang mengalangi aliran air di jembatan Badeng. "Mengenai jumlah kerusakan pihaknya masih melakukan proses pendataan. Sejauh ini tidak ada korban," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Banyuwangi Fajar Suasana menyatakan, koordinasi dengan semua pihak terus dilakukan untuk penanganan luapan banjir bandang ini. Pihak Dinas Pengairan segera melakukan normalisasi. Dia masih mengkaji dan melakukan pendataan di lapangan untuk melakukan tindakan selanjutnya. "Mudah-mudahan segera surut," ujarnya.

Musibah ini juga mendapatkan perhatian dari Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi. Orang nomor satu di jajaran Polres Banyuwangi ini turun langsung melihat kondisi wilayah yang terdampak banjir bandang. Pria ini juga sempat melihat rumah warga yang dipenuhi lumpur.

Kapolres mengaku ingin melihat langsung setelah mendapatkan laporan dari kapolsek Singojuruh. Menurut dia, banyak rumah warga yang kemasukan air. Dirinya juga mendapatkan laporan dua rumah warga di Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi hanyut. Seluruh anggota polsek dan polres juga diperintahkan bekerja bersama anggota BPBB untuk terus mantau situasi terkini. "Saya meminta anggota memastikan keamanan rumah warga yang terdampak dari oknum yang memanfaatkan situasi," tegasnya. (*)

 

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top