KPUD Banyuwangi Tetapkan 601 Caleg

Komisi Pemilihan Umum (bengkulutoday.com)
Komisi Pemilihan Umum (bengkulutoday.com)

BANYUWANGITIMES – KPUD Banyuwangi telah menetapkan daftar caleg tetap (DCT) untuk bertarung dalam  Pemilu 2019 pada Kamis (20/9/18). Jumlah  DCT yang ditetapkan sebanyak 601 orang caleg. Jumlah ini bertambah 9 orang dari jumlah daftar caleg sementara (DCS) yang hanya 592 bacaleg.

Menurut Komisioner KPUD Banyuwangi Edi Syaiful Anwar, tambahan 9 orang ini berasal dari PPP. Penambahan ini merupakan hasil keputusan sidang ajudikasi yang dilakukan Bawaslu Banyuwangi. “Ada beberapa perubahan terkait keputusan Bawaslu yang menyangkut pendaftaran bacaleg PPP yang pada akhirnya 9 bacaleg PPP bisa masuk DPT,” ujarnya, Kamis (20/9/18) siang.

Mengenai tambahan persyaratan administrasi bagi bacaleg yang berstatus ASN, Kepala Desa, BPD atau lembaga yang digaji dari anggaran negara, menurut Edi, seluruhnya sudah sudah selesai.  Administrasi tambahan yang diperlukan bagi bacaleg tersebut seluruhnya sudah dilengkapi.

Edi menyebut, dalam DCT ini juga terjadi pergantian caleg oleh partai. Jumlahnya ada dua. Masing-masing dari Partai Nasdem dan Partai Hanura. Pergantian dari Nasdem dilakukan karena yang bersangkutan mengundurkan diri. Kebetulan, bacaleg yang mengundurkan dari wanita sehingga memengaruhi jumlah keterwakilan perempuan. “Sehingga penggantinya harus wanita,” tegasnya.

Sedangkan pergantian pada bacaleg Hanura dilakukan karena adanya tanggapan masyarakat. Yang bersangkutan pernah menjadi terpidana dalam kasus korupsi. Sehingga pihak partai langsung mengganti bacaleg tersebut.

DCT ini lanjut Edi, akan diumumkan mulai 21 hingga 23 September 2018. Pengumuman akan disampaikan di laman KPUD Banyuwangi, papan pengumuman KPUD Banyuwangi dan beberapa media cetak maupun elektronik.

Pada kesempatan terpisah, hasil pengawasan Bawaslu Banyuwangi, ada 23 orang yang masuk dalam pemerintahan desa. Terdiri dari 8 kepala desa, 11 anggota BPD, 2 kepala dusun dan 2 anggota BUMdes. Bawaslu sudah merekomendasikan data tersebut ke KPUD Banyuwangi untuk memastikan yang bersangkutan sudah mengajukan surat pengunduran diri. “Sehingga hari ini harapan kami sudah clear,” ujar Komisioner Bawaslu Banyuwangi Adrianus Yansen Pale di kantornya. (*)

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top