Dor! Spesialis Pembobol Konter HP Asal Bondowoso Dilumpuhkan

Purnomo, spesialis pembobol konter asal Bondowoso. (foto : Istimewa)
Purnomo, spesialis pembobol konter asal Bondowoso. (foto : Istimewa)

BANYUWANGITIMESTim Resmob Polres Banyuwangi membekuk seorang pria spesialis pembobol konter penjual telepon seluler. Pelaku diketahui bernama Purnomo alias Pur (41), warga Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Pria ini diringkus petugas di tempat pelariannya di wilayah Tanjung Perak Surabaya. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur.

Penangkapan tersangka diawali dari peristiwa pembobolan konter telepon seluler ‘Istana Cell’ milik Slamet Riyadi (36), warga Desa/Kecamatan Wongsorejo. Konter milik korban dibobol pelaku pada 19 Mei 2018 lalu. Korban menyebut, semua pintu dan jendela tokonya sudah terkunci. Besok paginya, sekitar pukul 07.00 WIB diketahui plafon atas genteng dalam keadaan rusak. Setelah dicek, 48 unit handphone berbagai merek sudah raib.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista Wijaya menyatakan, pihaknya mendapatkan petunjuk awal dari rekaman CCTV yang ada di konter milik korban. Dari hasil penyelidikan, dugaan pelaku menguat kepada Purnomo. “Dalam penyelidikan, kami menemukan 9 unit HP milik korban lain yang disebut berasal dari tersangka Purnomo,” jelasnya, Selasa (10/7/18).

Atas dasar informasi tersebut pihaknya langsung mengejar pelaku. Didapatkan informasi pelaku kabur ke wilayah Tanjung Perak, Surabaya. Tim Resmob Polres Banyuwangi kemudian berkoordinasi dengan Kepolisian setempat.

Penangkapan tersangka tidak berlangsung mudah. Pelaku yang mengetahui kedatangan petugas berusaha kabur. Tak ingin kehilangan buruannya, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas di bagian kakinya. Pria inipun digelandang ke Polres Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tangan tersangka disita barang bukti berupa satu unit HP Samsung tipe Galaxy J7 Pro, satu unit HP Samsung tipe Galaxy J2 Pro, satu unit HP Samsung tipe Galaxy J3 Pro, 2 unit HP Xiomi tipe Ma1, satu unit HP Advan vandroid tipe 550c, satu unit HP Advan vandroid tipe Tab 7 Plus, satu unit HP Advan vandroid tipe E1C NSC, dan  satu unit HP Advan vandroid tipe E5C..

Polisi kini masih melakukan pengembangan karena tidak menutup kemungkinan tersangka terlibat kejahatan lainnya. “Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” ungkapnya. (*)

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top