Mengenal Tempat Wisata Sejarah Semarang

Pemandangan di salah satu sudut Gedung Lawang Sewu Semarang, Jawa Tengah. (sumber; google)
Pemandangan di salah satu sudut Gedung Lawang Sewu Semarang, Jawa Tengah. (sumber; google)

BANYUWANGITIMES – Wisata sejarah Semarang tentunya bisa anda kunjungi ketika liburan tiba. Dengan mengunjungi berbagai tempat bersejarah yang ada di kota Semarang, maka wawasan anda akan semakin terasah.

Lawang Sewu

Selain merupakan salah satu objek wisata di Semarang, Lawang Sewu telah menjadi ikon kota Semarang yang tentunya harus anda kunjungi. Gedung atau bangunan Lawang Sewu dulunya adalah kantor Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Terdiri dari dua lantai, bangunan ini dilengkapi dengan ruang makan, ballroom, gedung pertunjukan, hingga gedung serbaguna. Ketika memasuki bangunan ini, maka anda akan disambut lorong-lorong yang panjang dan dipenuhi pintu serta jendela-jendela kayu dari sisi kanan maupun kiri. Bahkan, keindahannya juga sangat cocok dijadikan sebagai tempat melakukan foto prewedding. Selain itu, Lawang Sewu juga terdapat ruang bawah tanah. Untuk bisa masuk ke tempat ini, maka anda diharuskan membayar lagi tiket masuknya. Objek wisata ini buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.

Vihara Buddhagaya Watugong

Tempat selanjutnya yang dapat anda kunjungi adalah Vihara Buddhagaya Watugong. Kompleks Vihara ini memiliki luas 2,25 hektar dan dibangun pada tahun 1955. Di dalam kompleksnya juga terdapat patung Dewi Kwan Im, Monumen Watugong, patung Buddha yang berada di bawah pohon Bodhi, patung Buddha tidur yang berwarna coklat dengan tubuh dan pakaian berwarna emas, serta kolam teratai yang berada di sekitar pagoda. Selain itu, di depan Vihara Buddhagaya Watugong terdapat cottage yang merupakan tempat untuk menginap. Tempat ini sendiri disediakan oleh pengurus Vihara.

Klenteng Sam Poo Kong

Sam Poo Kong sendiri adalah sebuah bangunan klenteng yang digunakan untuk tempat beribadah masyarakat Cina. Klenteng Sam Poo Kong adalah bekas tempat persinggahan serta pendaratan pertama oleh Zheng He/Cheng Ho. Maka dari itu, klenteng ini disebut juga dengan Gedung Batu. Berbagai fasilitas yang disediakan di tempat ini mulai dari WC, mushola, spot foto, pusat informasi, dan tempat parkir. 

Masjid Layur Semarang

Masjid yang satu ini adalah salah satu masjid tertua yang ada di Semarang dan masih kokoh berdiri hingga sekarang. Masjid Layur Semarang dibangun  pada tahun 1743. Keunikan dari bangunan masjid ini adalah memiliki bentuk yang kental akan unsur Timur Tengahnya. Adapun pada bagian utama masjidnya, begitu khas akan nuansa Jawanya. Dari gaya arsitekturnya, masjid yang satu ini menawarkan tiga budaya yang berbeda, mulai dari Jawa, Melayu, dan Arab.

Masjid Kauman

Berlokasi di sebelah Pasar Johar, ternyata Masjid Kauman disebut-sebut sebagai masjid tertua di Jawa. bahkan, pada zamannya masjid ini telah dipercaya sebagai masjid terbesar yang ada di Semarang. Di dalamnya, terdapat mimbar khotbah dan beberapa tiang beton raksasa yang berfungsi sebagai penopang dari atap masjid.

Kota Lama Semarang

Di kawasan Kota Lama Semarang anda akan melihat puluhan gedung-gedung kuno yang memiliki arsitektur khas Eropa Klasik. Selain itu, di sekitar Kota Lama ini juga terdapat kanal-kanal air. Kanal-kanal air ini hingga sekarang masih dijaga dengan baik kondisinya. Para turis pun sering berfoto di tempat ini dengan latar bangunan kuno.

Gereja Blenduk

Gereja Blenduk merupakan salah satu gedung yang begitu unik di Semarang. Terletak di Jalan Suari, gereja Blenduk ini dulunya bernama Kerk Straat atau yang berarti Jalan Gereja. Keistimewaan dari Gereja Blenduk adalah kubah yang dimilikinya begitu mirip dengan kubah masjid. Dan pada sisi bangunannya, mulai dari timur, selatan, hingga ke barat terdapat serambi bertiang yang menawarkan gaya Dorik Romawi beratapkan pelana. Pada awalnya, Gereja ini berbentuk rumah panggung Jawa. anda bisa melihat kondisi tersebut dari peta kota Semarang tahun 1756. Lalu, di tahun 1787 rumah panggung ini dirombak total yang selanjutnya mengalami perubahan 7 tahun kemudian. Dan di tahun 1894, Wetmas dan H.P.A de Wilde baru mendapatkan bentuk sebenarnya dari Gereja Blenduk hingga sekarang.

Anda tertarik untuk mengunjungi berbagai tempat tersebut? Untuk itu, segera atur liburan anda bersama keluarga agar bisa langsung menuju ke berbagai tempat wisata sejarah Semarang atau tempat wisata lainnya yang bisa anda pesan di situs Traveloka.

Pewarta : Sahrul Hidayah
Editor : .
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top