Wanita Asal Malang 'Digaji' YouTube Ribuan Dolar (1)

Awalnya Iseng, Kini Satu Video Cover Lagu Ditonton Lebih 1 Juta Viewers

Fera Chocolatos (kanan) saat bersama penyanyi Anji Manji (kiri) (foto: dok/MalangTIMES)
Fera Chocolatos (kanan) saat bersama penyanyi Anji Manji (kiri) (foto: dok/MalangTIMES)

BANYUWANGITIMES, MALANG – Nama Bayu Skak mungkin tidak asing lagi di telinga pembaca. Ya, pria asal Malang itu memiliki jutaan pengikut di YouTube. Bayu makin dikenal seiring popularitas film berbahasa Jawa garapannya yang berjudul Yo Wis Ben.

Tapi arek Malang bukan hanya Bayu Skak yang mujur di YouTube.  Ada yang lain. Dia adalah Fera Setyawati.

Wanita asal Gondanglegi itu tidak kalah sukses dari Bayu Skak. Bayangkan dalam satu bulan, ia mendapat ribuan Dolar US dari video-video kreatif yang ia unggah di channel YouTube miliknya, Fera Chocolatos. 

Kepada MalangTIMES, gadis kelahiran 14 September 1999 itu berkisah banyak soal awal mula membuat konten video di YouTube. "Saya dulu iseng. Waktu itu masih sekolah. Ada tugas mata pelajaran di jurusan saya, teknik komputer jaringan (TKJ). Waktu itu bingung mau simpan di mana. Akhirnya saya upload di YouTube. Waktu itu sekitar tahun 2014," papar Fera.

Dia mengatakan kala itu ia membuat video berdurasi singkat. Fera membuat cover lagu berjudul Masa Lalu. "Bukan yang dangdut. Saya lupa lagunya. Yang jelas itu dibawakan oleh pengamen," jelas alumnus SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi itu.

Dari situlah, Fera mulai getol mengunggah video cover lagu. Termasuk single terbaru penyanyi Anji Manji berjudul Menunggu Kamu. Dan berikut video Fera yang sudah ditonton setengah juta orang di YouTube.

Dalam setiap video yang ia buat, Fera mengaku ia hanya bermodal kamera hadiah. Kala itu, dia mengikuti sebuah kompetisi cover lagu. "Saya pakai Sony A 5000. Sampai sekarang itu juga hadiah. Hehe," ungkap wanita berhijab ini.

Rajin mengunggah video cover lagu di YouTube, Fera sukses meraup ribuan Dolar US. Memiliki 531.000 subscribers, Fera telah mengunggah 97 video. Banyak videonya yang ditonton lebih dari 1 juta viewers. 

"Kalau sekarang mungkin nggak tentu. Tapi rata-rata ya alhamdulillah kemarin bisa sampai 1.300 Dolar US. Kadang juga nggak sampai bisa, hanya cuma ratusan Dolar US aja," ungkap dia.

Kesuksesan Fera tak diraih semudah membalikkan telapak tangan. Hinaan tetangga harus ia terima. Seperti apa kesabaran yang harus Fera lakoni? Simak kisahnya pada seri selanjutnya hanya di MalangTIMES. (*)

 

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top