Ketua GAM Raja Sengon Terima Reward dari Kapolres Banyuwangi

Wahyu Raja Sengon, saat menerima reward dari Kapolres AKBP Donny Adityawarman bersama 3 orang lainnya di Mapolres Banyuwangi (Foto : Hakim Said/BanyuwangiTIMES)
Wahyu Raja Sengon, saat menerima reward dari Kapolres AKBP Donny Adityawarman bersama 3 orang lainnya di Mapolres Banyuwangi (Foto : Hakim Said/BanyuwangiTIMES)

BANYUWANGITIMES – Sebelum dilakukan deklarasi anti miras dan pelaksanaan miras oleh Kapolres AKBP Donny Adityawarman SIK MSi bersama jajaran Forpimda plus dan perwakilan toga, tomas serta perwakilan rektor, mahasiswa juga pelajar, terlebih dahulu Kapolres asal Surabaya ini memberikan penghargaan kepada 4 orang yang selama ini dianggap telah membantu tugas tugas kepolisian dalam pemberantasan peredaran miras, Rabu (2/5/18).

Ke 4 orang itu di antaranya Wahyu Widodo (57) atau yang akrab disapa Raja Sengon, Junjung Subowo (52), Mamek Restu (52) dan Muhammad Helmi Rosyadi (31).

Secara khusus, reward bagi ke 4 orang tersebut diberijan diawal acara. Begitu usai penyerahan piagam penghargaan oleh Kapolres, satu persatu dimulai Bupati Abdullah Azwar Anas, Kapolres Donny Adityarwan, Dandim Letkol (inf) Ruli Nuryanto, Kajari Adonis  SH MM, Danlanal, ketua PN, ketua MUI hingga seluruh pejabat serta toga, tomas lainnya.

"Kami sampaikan terimakasih sebesarnya kepada warga masyarakat yang telah membantu tugas polisi, wabil khusus kepada beliau beliau 4 orang ini. Semoga polisi terus sinergi bersama masyarakat dalam melakukan pemberantasan miras. Mari kita bersama sama berikrar unntuk memerangi miras," ungkap AKBP Donny Adityawarman dihadapan audiens.

Terpisah, Wahyu si Raja Sengon yang juga ketua Gerakan Anti Maksiat (GAM) Banyuwangi, salah satu penerima reward dari Kapolres Banyuwangi, mengaku siap bersinergi dengan kepolisian untuk memberangus peredaran miras.

"Kami siap bersama kepolisian memberantas peredaran miras di wilayah Banyuwangi, akan kita gerakkan seluruh anggota GAM Banyuwangi untuk investigasi dipelosok wilayah Banyuwangi. Karena akibat miras ini, terlebih miras oplosan, sangat mengerikan," papar Wahyu.

Dikatakan Wahyu, dari beberapa kasus tewasnya pengkonsumsi miras oplosan, harus menjadi keprihatinan dan pemikiran bersama.

"Beratkan sanksi para penjual miras, sekaligus pemakainta juga. Karena ini untuk memberikan efek jera kepada penjual dan pemakai," tegas Raja Sengon asal kota Muncar ini. 

Pewarta : Hakim Said
Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top