Pasangan Gus Ipul-Puti Daftar KPU Jelang Batas Akhir

Pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarnoputri saat mendaftar di KPU Jatim.
Pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarnoputri saat mendaftar di KPU Jatim.

BANYUWANGITIMES, SURABAYAPasangan cagub dan cawagub Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarnoputri mendaftar di akhir waktu pendaftaran di KPU Jatim, Rabu (10/1) malam. Itu merupakan hari ketiga pendaftaran atau malam terakhir pendaftaran. Keduanya diarak naik becak dari kantor DPD PDI-P Jatim di Surabaya.

Pasangan ini menaiki dua unit becak. Satu becak dinaiki Gus Ipul dan istrinya, Fatma Saifullah Yusuf. Satu becak lagi dinaiki Puti bersama suaminya, Joy Kameron. Di belakang, terlihat arak-arakan becak, rombongan barongsai, dan kelompok musik patrol.

Rombongan berangkat sekitar pukul 20.45 WIB. Terlihat dalam rombongan Gus Ipul-Puti,  beberapa petinggi partai pendukungnya seperti Wasekjen DPP PDI-P Ahmad Basarah, Ketua PDI-P Jatim Kusnadi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Rombongan sampai di kantor KPU Jawa Timur, sekitar pukul 21.30 WIB. Kader-kader PKB dan dua partai politik yang juga mendukung pasangan itu, Gerindra dan PKS, menyambut kedatangan rombongan.

Di pilkada Jatim, pasangan Gus Ipul-Puti didukung PKB (20 kursi), PDI-P (19 kursi) PKS (6 kursi), dan Gerindra (13 kursi). Jadi, total kekuatan kursi parlemen 58 kursi.

Usai mendaftar, Gus Ipul menyampaikan jika duetnya adalah suratan takdir. "Akhirnya saya ditakdirkan bersama Mbak Puti. Ini benar-benar takdir. Saya nggak merencanakan. Tapi ini takdir," ujarnya.

Dalam pidatonya, Gus Ipul menyampaikan visi-misinya sebagai pasangan calon. Juga pencapaiannya selama 10 tahun mendampingi Gubernur Soekarwo sebagai wakil gubernur Jatim.

Dia berbicara pertumbuhan ekonomi Jatim. Meski belum kampanye, Gus Ipul berjanji meningkatkan kesejahteraan Jatim bersama pasangannya, Puti.

"Ini sudah takdir. Maka kami akan jalan sebaik-baiknya. Kami percaya Allah SWT punya kehendak dan kami berdua berusaha meneruskan amanah ini dengan baik. Mengusung perubahan berkelanjutan menuju kemakmuran bagi masyarakat Jawa Timur," ujarnya.

Gus Ipul mengaku bersyukur dapat diduetkan dengan Puti. Dia memuji cucu Proklamator RI Soekarno itu. "Saya senang bersama Mbak Puti. Memiliki banyak pengalaman. Aktivis. Anggota DPR RI dua periode dan juga dosen," lanjut Gus Ipul.

"Suami Mbak Puti juga dari kecil hidup di Surabaya. Sudah hafal Surabaya. Semoga kami berdua (Gus Ipul-Puti) bisa memegang amanah dengan baik dan menjadikan Jawa Timur lebih makmur," imbuh Gus Ipul.

Puti juga mengaku ditakdirkan bersama Gus Ipul untuk mengikuti Pilgub Jatim 2018 ini. Dia mengaitkan sejarah hubungan keluarga nasionalis dan religius ini.

"Ini suratan takdir bagi kami berdua. Benang merah melekat pada kami berdua. Gus Ipul sebagai cicit pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari. Saya cucu Bung Karno," kata Puti di lokasi yang sama.

"Suatu kehormatan bisa bersama dengan Gus Ipul dan keluarga besar PKB. Tentunya di tanggal 10 Januari ini bertepatan dengan HUT PDI Perjuangan," lanjut Puti.

Dia mengaku siap bertarung di Pilgub Jatim 2018. Gus Ipul-Puti merupakan pasangan kedua yang mendaftar di Pilgub Jatim setelah Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. 

"Saya siap melaksanakan tugas karena saya adalah petugas partai. Saya siap bertarung. Semoga ini menjadi barokah dan semoga ke depan apa yang kita inginkan bersama, kemenangan kami, dapat tercapai," imbuhnya. (*)

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top