Ini yang Disampaikan Khofifah dan Emil Usai Mendaftar di KPU Jatim

Khofifah serta Emil diangkut naik kereta kencana usai mendaftar di KPU Jatim (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)
Khofifah serta Emil diangkut naik kereta kencana usai mendaftar di KPU Jatim (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)

BANYUWANGITIMES, SURABAYA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Khofifah Indar Parawansa serta Emil Dardak baru keluar dari ruang pendaftaran kantor KPU Jatim sekitar pukul 13.00 WIB. Atau setelah dua jam lamanya mereka di dalam.

Setelah itu pihak KPU memberikan kesempatan pasangan Khofifah dan Emil untuk menggelar konferensi pers di ruangan luar yang sudah disediakan.

Pada kesempatan pertama Khofifah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pendukung. Terutama kepada partai-partai yang telah mengusung.

“Kami bersama-sama sepakat untuk membangun demokrasi kualitatif pada saat berproses dalam pilkada ini,” ujarnya.

Khofifah melanjutkan pihaknya memiliki keinginan untuk bersama-sama dalam membangun sebuah komitmen. Bahwa kepemimpinan di Jawa Timur pada posisi menjaga dan melanjutkan yang baik.

“Dalam kaidah Ushul Fiqh disebutkan, jagalah yang lama yang baik, lanjutkan yang lama yang baik dan ambilah yang baru yang lebih baik,” bebernya.

Menurut Khofifah dengan seluruh energi positif, produktif yang dimiliki seluruh masyarakat Jatim partisipasi masyarakat yang sangat tinggi yang sudah terbaik akan beriringan dengan ikhtiar kerja bersama dalam artian partnership.

“Pada proses upaya membangun pensejahteraan ini masih harus dibangkitkan kembali semangat dan prodiktifitas saudara-saudara kita di bagian Jawa Timur selatan. Tentu kita berharap akan terbangun Jatim yang aman, ayem, makmur dan mensejahterakan dengan pemerataan sampai ke sudut-sudut,” tuturnya.

Khofifah menambahkan dengan ini akan mengantar Jatim yang selama ini menjadi mata air inspirasi nasional. “Oleh karena itu seluruh energi positif ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk membangun Indonesia ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Emil menambahkan majunya bersama Khofifah dianggap sebuah kehormatan. “Untuk menjawab tantangan Jatim ke depan,” kata dia.

Senada dengan Khofifah, Emil juga menyampaikan tidak jauh seperti kaidah Ushul Fiqh. Bahwa apa yang sudah baik perlu dilanjutkan dan perlu disempurnakan untuk menyesuaikan dengan tantangan di masa depan.

“Semoga bisa menjawab sebagaimana yang disampaikan Ibu Khofifah. Kesejahteraan di Jawa Timur. Bukan hanya di perkotaan tapi juga pedesaan,” imbuhnya.

Turut mengantar para pengurus parpol. Di antaranya, Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo; Ketua DPW PPP Jatim; Musyaffa' Noer, Ketua DPW PAN Jatim, Masfuk; Ketua DPD Hanura Jatim, Masfuk; Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, dan Sekretaris DPW Nasdem Jatim, Aminurrahman.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top