Jadi Lokasi Malang Beach Festival, Inilah Video Keindahan Pantai Ungapan

Bupati Malang Rendra Kresna menikmati keindahan pantai Ungapan dengan berdayung (Aing)
Bupati Malang Rendra Kresna menikmati keindahan pantai Ungapan dengan berdayung (Aing)

BANYUWANGITIMES, MALANG – Dipilihnya pantai Ungapan yang merupakan pantai di pesisir selatan atau berada di Samudera Hindia dan terletak di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan sebagai lokasi dominan kegiatan akbar Malang Beach Festival (MBF), tentunya memiliki alasan khusus.

Bukan sekedar keindahan alam dan pantainya yang membuat Pantai Ungapan menjadi lokasi favorit dalam MBF, tapi juga dikarenakan adanya faktor lain. Menurut Bupati Malang Dr H Rendra Kresna, faktor tersebut adalah dalam upaya memperkenalkan secara maksimal potensi Pantai Ungapan yang merupakan pantai tercantik di Indonesia kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan. Baik dalam negeri maupun mancanegara yang terbilang lebih mengetahui pantai lainnya di Indonesia.

“Kalau masalah keindahan pantai Ungapan sudah tidak perlu diragukan. Yang perlu kita lakukan adalah memperkenalkannya secara masif dan terus menerus,” kata Rendra Kresna kepada MalangTIMES, Kamis (16/11). 

Pernyataan Rendra bukan isapan jempol semata. Dirinya yang dalam tugas pemerintahan sering ke luar daerah maupun mancanegara, sering juga melakukan perbandingan atas keindahan pantai yang dilihatnya. Selain hal tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Malang ini apabila sudah berada di pantai Ungapan seringkali lupa waktu. Larut dalam keindahan pantai serta banyaknya fasilitasi sport-tourism yang bisa dilakukannya di sana.

Hal ini terlihat saat Rendra bersama rombongan setelah membuka MBF dan meresmikan jembatan Anoman di pantai Balekambang, langsung menuju Ungapan. Di sana Bupati Malang larut dalam keindahan dan fasilitas sport-tourism. Jet ski, kano, dayung, berenang dan menyelam di Pantai Ungapan yang walaupun termasuk pesisir pantai selatan, tapi ombaknya sangat tenang.

“Karakteristik berbagai pantai di sini memang berbeda-beda. Di sini memang cocok untuk aktivitas bersama dalam sport-tourism,” ujar Rendra.

Maka, lewat MBF inilah Pantai Ungapan dibranding dengan berbagai kegiatan olahraga yang akan dilaksanakan seputar wilayah pesisir selatan tersebut selama sekitar 9 hari di bulan November 2017. Berbagai kegiatan sport-tourism berupa lomba dayung dan perahu naga yang rencananya akan kembali dibuka Bupati Malang tanggal 18 November nanti. Serta akan dimulai dengan tabuhan gendang atau tambur di perahu sebagai awal perlombaan oleh orang nomor satu di Kabupaten Malang ini dilanjut dengan lomba jet ski.

Dari keterangan panitia Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1257, perlombaan dayung dan perahu naga serta jet ski di Pantai Ungapan akan diikuti oleh para atlet dalam dan luar negeri.

Setelah lomba tersebut, pada tanggal 19 November-nya akan dihelat Kirab Budaya yang akan diikuti oleh ribuan orang. “Pawai budaya ini nantinya fisnishnya di Pantai Ungapan juga,” ucap Rendra.

Ia juga mengatakan pada tanggal 3 Desember 2017 akan dilanjut dengan pemecahan rekor MURI dengan adanya ribuan penari topeng bapangan sebagai salah satu kesenian masa lalu yang masih bertahan dan lestari sampai kini di Kabupaten Malang. Disusul dengan Rally Jeep Gathering yang akan membuat semarak kegembiraan di Pantai Ungapan.

Secara marathon dan akan diikuti juga oleh ribuan orang nantinya adalah lomba JLS Marathon Beach Sepatu Roda, Malang Sunset Beach Marathon, gulat dan volley pantai yang akan diikuti oleh para atlet dalam dan luar negeri pada tanggal 9 Desember 2017.

“Dengan banyaknya rangkaian kegiatan berskala nasional dan internasional di Pantai Ungapan, kita berharap brandingnya akan semakin cepat. Sehingga informasi atas keindahan dan potensi sport-tourism di Pantai Ungapan akan semakin jauh didengar para wisatawan,” pungkas Rendra.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top