Prestasi Menurun, Arema FC Dikabarkan Dipegang Wibi Andreas, Siapa Dia?

Suporter setia Arema, Aremania ketika beraksi ditribun (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Suporter setia Arema, Aremania ketika beraksi ditribun (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

BANYUWANGITIMES, MALANG – Gebrakan bakal segera terjadi dikubu Arema FC, setelah beberapa pertandingan terakhir mengalami penurunan dalam hal permainan maupun suporter yang datang ke Stadion Kanjuruhan. Meski begitu tim berjuluk Singo Edan ini mulai dilirik pengusaha di Malang.

Prestasi Arema FC pada kompetisi tertinggi sepak bola di Indonesia kini mengalami penurunan. Hal tersebut ditengarai disebabkan banyak faktor yang sampai saat ini belum diketahui pasti.

Sebelumnya terngiang kabar bahwa para penggawa Singo Edan belum menerima haknya (gajian, red). Ada pula pemain yang saat ini sudah mulai diganggu tim lain untuk bergabung pada musim depan.

Hal-hal seperti itu ditengarai cukup mengganggu tim kebangaan Aremania ini untuk menjalani Liga 1. Karena kosentrasi tim sudah pasti terganggu.

Pemerhati sepak bola Malang yang juga owner NZR Group, Wibi Andreas mengatakan bahwa ia beserta pengusaha Malang lainnya mempunyai niat untuk membantu Arema FC di kompetisi tahun depan.

Karena sebagai insan yang peduli dengan sepak bola sekaligus Aremania, ia sangat prihatin dengan prestasi sepak bola Malang dikancah tertinggi kompetisi di Indonesia yang diwakili Arema FC.

"Ini gabungan pengusaha di Malang untuk peduli ke Arema, intinya begitu," ucapnya singkat.

Saat ditanya progres untuk menjadi bagian dari Arema sudah sejauh mana, Wibi Andreas mengaku tinggal menunggu keputusan dari Iwan Budianto sebagai orang nomor 1 Arema FC.

"Tinggal menunggu nanti mas Iwan bagaimana. Saya sudah janjian sebelumnya, tapi belum sama-sama ketemu waktu yang cocok," imbuhnya.

Wibi Andreas menambahkan bahwa patokan ia yakin menjadi bagian dari Arema FC pada kompetisi musim depan adalah Aremania.

"Kami ingin satukan Aremania dulu, karena menurut pandangan saya Aremania sudah terpecah. Saya kan orang lapangan, jadi tahu," tukasnya.

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top