15 Tahun Jadi Kasek TK, Mendadak Diberhentikan

Muhlas, suami Ropi
Muhlas, suami Ropi'ah yang juga mantan kasek TK Muslimat NU Khadijah 142 Kaligung.

BANYUWANGITIMESPerasaan tidak puas menghinggapi diri Muhlas (48), warga RT 03 RW 01 Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Betapa tidak. Istrinya yang bernama Ropi'ah SPd  dan sudah 15 tahun menjadi kepala sekolah (kasek) TK Muslimat NU Khadijah, Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, tiba-tiba diberhentikan dan digantikan orang lain.

“Keluarga saya merasa dicemarkan. Dulu kasek, sekarang jadi guru biasa. Apa lagi istri saya setiap pulang ngajar nyampek rumah pasti nangis,” tutur Muhlas.

Menurut Muhlas, awalnya istrinya mengajar di Pondok Darul Makmur, Kecamatan Srono, di bawah asuhan Kiai Tohak. Ia mengajar selama satu tahun. Setelah itu, dia diminta mengajar di MI atau TK milik H Rasad. 

“Permintaan itu diizinkan oleh Kiai Tohak dan istri saya mengajar di TK. Waktu itu kepala sekolahnya Bu Nikmah, warga Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi. Setelah Nikmah berhenti sebagai kasek, istri saya menggantikan dan berjalan sudah 15 tahun,” jelas Muhlas.

Setelah berjalan 15 tahun, tahu-tahu istrinya mendapat surat pemberhentian sebagai kasek. “Yang aneh, sekitar dua bulan sebelum ada surat keputusan pemberhentian, sudah ada kepala sekolah yang baru,” beber Muhlas.

Surat pemberhentian itu dibuat pada 14 Agustus 2017 dan baru diberikan 25 September lalu. Istrinya juga belum pernah menandatangani penyerahan jabatan kepada kepala sekolah yang baru , tapi sudah ada kepala sekolah yang baru.

“Sekarang istri saya hanya jadi guru kelas biasa. Akibat masalah ini, keluarga saya merasa dicemarkan. Saya dan istri sebenarnya tidak apa-apa kalau keputususan memang begini. Tapi bukan seperti ini cara memberhentikannya,” sergah Muhlas.

Ketua Yayasan Muslimat NU Kaligung Maswah sudah berusaha dikonfirmsi terkait pemberhentian kepala sekolah ini. Wartawan media ini sudah berusaha menemui di rumahnya. Tapi Maswah tidak ada di tempat. Wartawan media ini hanya bertem dengan suaminya yang mengatakan bahwa istrinya sedang rapat di Desa Gintangan. Dihubungi melalui telepon selularnya pada Minggu (8/10/17) pukul 12.59 WIB, tidak diangkat dan SMS pun tidak dibalas. (*) 

Pewarta : Hakim Said
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Banyuwangi TIMES
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top