Ketua DPK-ARM Banyuwangi Desak Pemerintah Tutup Warung Panjang 'Prostitusi'

Muhammad Helmi Rosyadi, ketua DPK-ARM Kabupaten Banyuwangi (Foto : Hakim Said/BanyuwangiTIMES)
Muhammad Helmi Rosyadi, ketua DPK-ARM Kabupaten Banyuwangi (Foto : Hakim Said/BanyuwangiTIMES)

BANYUWANGITIMES – Kasus tertangkapnya dua pelaku eksploitasi anak dibawah umur oleh jajaran Polsek Kalipuro, Banyuwangi menuai respons positif dari Dewan Pimpinan Kolektif Aliansi Rakyat Miskin (DPK-ARM) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

Melalui ketuanya, Muhammad Helmi Rosyadi, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang selama ini getol mensikapi persoalan-persoalan kemiskinan, mendesak tempat pelacuran (prostitusi) berkedok warung kopi/cafe karaoke yang menjual miras di warung Panjang Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro ditutup.

Selain lokasi tersebut bertempat dilahan milik PT KAI yang notabene milik negara, ternyata selama ini disalahgunakan sebagai tempat prostitusi terselubung.

"Warung atau cafe yang menjual miras dan menyediakan wanita berpakaian minim untuk menemani tamu tersebut tidak berijin," sergahnya.

Untuk itu, M. Helmi Rosyadi mendesak kepada Pemerintah Desa Ketapang, Camat Kalipuro, Kepala Satpol PP & Polres Banyuwangi agar segera menutup usaha ilegal tersebut.

"Apabila tidak ada penertiban maupun penindakan berupa penutupan, kami duga tempat usaha itu dibekingi aparat. mengingat tempat tersebut persis berada didepan Kantor KP3," tegas aktivis asal Kelurahan Penganjuran Banyuwangi ini.

Selain itu, DPK-ARM Kabupaten Banyuwangi juga mendesak kepada BUMN seperti PT. Pelindo, PT. Pusri, PT. KAI, PT. Pertamina, PT. Semen Gresik, PT. ASDP untuk peduli kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. 

"Selama ini BUMN mempunyai kewajiban mengalokasikan 3 persen laba perusahaannya untuk memberikan Corporated Social Responsibility (CSR) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) untuk masyarakat dan lingkungan sekitar," beber Helmi.

Untuk itu, lanjut Helmi, jangan menyalahkan siapapun jika ada anak perempuan dibawah umur dari keluarga miskin yg terjebak dlm prostitusi/pelacuran. 

"Karena anak kandung kemiskinan adalah kriminalitas dan prostitusi," pungkas Helmi.

Pewarta : Hakim Said
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Banyuwangi TIMES
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top