Bupati Malang Rendra Kresna: Jangan Bebani Anak-anak dengan PR

Bupati Malang Rendra Kresna mengatakan agar anak-anak sekolah tidak terlalu banyak dibebani dengan PR sekolah tanpa memperhatikan kebutuhan dan hak anak untuk bermain, Kamis (10/08) (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Bupati Malang Rendra Kresna mengatakan agar anak-anak sekolah tidak terlalu banyak dibebani dengan PR sekolah tanpa memperhatikan kebutuhan dan hak anak untuk bermain, Kamis (10/08) (Foto: Nana/ MalangTIMES)

BANYUWANGITIMES, MALANG – Kabupaten Malang yang telah mengoleksi piala Kabupaten Layak Anak (KLA) sebanyak empat kali yang diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI atas kiprahnya dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak, semakin menguatkan sosok Bupati Malang yang peduli generasi masa depan.

Kebijakan dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak yang digulirkan secara konsisten dan terus ditingkatkan oleh Bupati Malang ini, tidak saja berkaitan dengan program-program kerja yang besar tapi hal yang sederhana dan terlihat biasa tidak luput dari perhatiannya.

Semisal, seperti yang disampaikan dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 yang dilaksanakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (10/08). 

Bupati Malang menyampaikan agar para guru di sekolah jangan terlalu banyak memberikan Pekerjaan Rumah (PR) kepada siswa siswi yang mengakibatkan bebannya semakin bertambah.

"Saya berharap ke Dinas Pendidikan tentang ini. Berikan waktu bermain bagi anak-anak setelah mereka selesai sekolah. Jangan ditambahi lagi bebannya dengan pelajaran-pelajaran sekolah," kata Dr H Rendra Kresna setelah acara HAN 2017 selesai kepada media.

Permintaan orang nomor satu di Kabupaten Malang ini juga menambahkan bahwa pemberian PR bagi anak-anak dengan tujuan pembelajaran pelajaran sekolah, cukuplah dilakukan pada saat jam sekolah. Sedangkan untuk waktu di rumah berikan anak-anak waktu untuk bermain sesuai dengan usianya.

"Kalau pun ada PR, bukan mengenai matematika, pengetahuan sosial dan lainnya tapi hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan sekitar atau tokoh-tokoh di wilayahnya," ujar Rendra yang menekankan jangan sampai adanya pemberian PR dari sekolah menjadi beban bagi anak-anak. "Tapi jadikan PR yang bisa membuat mereka gembira," imbuhnya.

Bupati Malang Rendra Kresna merupakan sosok yang peduli terhadap anak-anak. Kepeduliannya ini banyak diapresiasi berbagai kalangan masyarakat dan pemerintahan pusat, seperti pemberian piala Kabupaten Layak Anak

Pernyataan Bupati yang menerima Piala KLA 2017 pada bulan lalu (22/07/2017) ini sangat berkaitan erat dengan programnya dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak-anak yang salah satunya adalah waktu bermain.

Dengan memberikan waktu bermain yang cukup setelah bersekolah, secara langsung setiap pemangku kepentingan, baik keluarga dan institusi atau lembaga dalam dunia anak telah mengaplikasikan pemenuhan hak anak tersebut. 

Selain mengenai peningkatan pembangunan sarana prasarana bermain anak-anak di lingkungan sekolah maupun di lingkungan umum melalui Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sudah cukup tersedia di Kabupaten Malang, Rendra meminta untuk terus ditingkatkan.

"Tidak cukup hanya piala saja, tapi tidak ada peningkatan dalam proses perlindungan dan pemenuhan hak anak. Sinergitas seluruh OPD adalah keniscayaan," ujar Rendra.

Permasalahan anak-anak tidak hanya tanggungjawab Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan saja tapi juga berbagai dinas yang ada di Kabupaten Malang.

Semisal, Dinas PU Bina Marga dan Dinas Cipta Karya yang juga didorong untuk terus mengembangkan program kerjanya dalam pemenuhan hak anak-anak.

"Dua dinas ini bisa juga fokus ke akses jalan sekolah, pelayanan kesehatan maupun sarpras bermain anak-anak di sekolah maupun fasum di setiap kecamatan," pungkas Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur ini.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top