Jalin Komunikasi, Kapolres Banyuwangi Silaturahmi Lagi dengan Para Ulama

Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto saat silaturahmi bersama para ulama (Foto: Hakim Said/ BanyuwangiTIMES)
Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto saat silaturahmi bersama para ulama (Foto: Hakim Said/ BanyuwangiTIMES)

BANYUWANGITIMESTatap muka dengan para ulama kembali digelar di Polres Banyuwangi, Senin (6/2/17). Pertemuan sederhana ini sebagai bentuk silaturahmi dan komunikasi aparat kepolisian dengan tokoh agama di wilayah berjuluk Bumi Blambangan.

Ketua MUI Banyuwangi KH M. Yamin, Ketua PCNU Banyuwangi KH Maskur Ali, Pengasuh Ponpes Darussalam Blok Agung KH Hisyam Safaat, Kepala Kemenag Banyuwangi, beberapa ulama Muhammadiyah serta para pengasuh pondok pesantren tampak hadir dalam silaturahmi itu.

Menurut Kapolres Banyuwangi, AKBP. Agus Yulianto, pertemuan tersebut adalah murni silaturahmi dengan para tokoh agama. Tidak ada niatan untuk melakukan pendataan ulama seperti isu yang beredar saat ini.

"Aparat keamanan dan ulama wajib untuk menjalin silaturahmi. Tidak untuk pendataan, tapi untuk menjalin komunikasi. Sebagai petugas pengamanan wajib menjalankan Kamtibmas. Dan biar sampai ke masyarakat, kita butuh ulama agar bisa menyampaikan hal-hal yang benar," ujar AKBP. Agus Yulianto.

Sebagai kunjungan balasan, kata Agus Yulianto, pihaknya akan melakukan roadshow ke kediaman ulama seluruh Banyuwangi.

Sebelumnya, para tokoh telah beraudiensi dengan Kapolres AKBP. Agus Yulianto bersamaan dengan acara pencegahan aliran radikalisme bersama Densus 88 Anti Teror pada awal Februari 2017.

"Kita akan datangi ke kediaman ulama, para kiai dan pesantren. Ini itikad baik kami menjalankan komunikasi dan silaturahmi kepada ulama dan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua MUI Banyuwangi  KH M. Yamin menyambut baik undangan silaturahmi dan komunikasi dari Polres Banyuwangi. Sedikitnya hal ini bisa meredam isu-isu yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Banyak berita hoax yang memecah belah. Jangan sampai ini mengadu domba satu dengan yang lain," ujarnya.

Pihaknya juga meminta kepada para ulama di Banyuwangi untuk membantu pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas di Banyuwangi dan bersikap dewasa menanggapi isu-isu yang bisa memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Mengenai permasalahan yang ada di Jakarta hendaknya jangan sampai dibawa ke daerah. Ini yang membuat runyam. Kita minta semua bisa menjaga Kamtibmas di Banyuwangi," pungkasnya.

Pewarta : Hakim Said
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga .
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top