Fitnes Center Tertua di Banyuwangi Ini Tawarkan Edukasi Kebugaran

Para binaragawan tengah berlatih kebugaran di FFC (Foto: Widie Nurmahmudy/ BanyuwangiTIMES)
Para binaragawan tengah berlatih kebugaran di FFC (Foto: Widie Nurmahmudy/ BanyuwangiTIMES)

BANYUWANGITIMES – Menjalani hidup yang sehat dan bugar menjadi impian banyak orang. Namun bagi sebagian kalangan, berolah raga secara teratur di area terbuka mustahil dilakukan dengan alasan sibuk.

Alhasil pusat kebugaran atau fitnes center menjadi solusi yang dipilih. Para pelaku usaha tempat kebugaran, baik waralaba ataupun nonwaralaba mengakui, nge-gym telah menjadi gaya hidup masyarakat, mulai dari kalangan mahasiswa hingga profesional maupun pengusaha.

Seperti Fajar Fitnes Center (FFC) ini misalnya. Gym yang beralamat di Jalan Piere Tendean Stasiun Lama Karangrejo ini menjadi salah satu sarana ngegym tertua yang ada di Banyuwangi. Di sini sudah melahirkan banyak atlet-atlet binaraga hingga ajang nasional.

Menurut pengelola FFC, Subandri mengatakan, FFC yang dikelolanya sudah ada sejak tahun 1996. Dimana, FFC merupakan tempat ngegym pertama yang ada di Banyuwangi yang memiliki alat fitnes sampai 25 lebih unit.

Seperti Dumbbell, Barbell, Weight Plates, Fietnes Bench, Hyper Extension Bench, Barbell Machine, Soulder Press Machine, Bicep Curl Machine dan masih banyak lagi. Selain itu, untuk assesoris, di FFC juga ada menyediakan sabuk fietnes, sarung tangan dll.

“FFC ini sudah ada sejak tahun 1990an, waktu itu masih belum ada tempat gym di Banyuwangi,” kata pria yang akrab disapa Bendrik ini kepada BanyuwangiTIMES.

Tidak hanya bertanggung jawab atas FFC, Bendrik juga dikenal sebagai instruktur bagi member atau klien yang ingin membentuk badannya di FFC. Maka tidak heran jika pria yang memiliki body tinggi besar ini cukup hafal dengan alat-alat yang ada di tempatnya.

Seperti leg press, yang digunakan untuk latihan pembentuk otot paha dan betis. Dengan menggunakan alat ini, kata Bendrik, member dapat menambahkan tingkat kesulitan latihan leg press dengan menambahkan beban ke alat weight plates yang berbentuk cakram dari logam. Alat ini dapat digunakan untuk 2 hal yaitu menggunakannya sendiri untuk latihan atau menambahkannya sebagai beban tambahan untuk alat lainnya.

Terkait hal tersebut, bagi pemula maka kita harus mengenal dulu somatotypes atau tipe tubuh kita seperti apa. Apakah tergolong endomorph, mesomorph, ataupun ectomorph.

“Sedangkan untuk mendapatkan ukuran otot yang sesuai dengan proporsional tubuh, kenalilah tipe serat otot Anda. Jika kedua hal tersebut dapat terpenuhi, maka simteris tubuh atau dikenal dengan istilah “X frame” akan terbentuk dengan sendirinya,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk member sendiri, FFC mempunyai ketentuan dalam menerima anggotanya. Seperti batasan usia minimal 20 tahun misalnya. Dimana, menurut Bendrik usia tersebut cukup ideal dalam pembentukan tubuh awal. Sementara jika masih usia belia, maka dikhawatirkan akan memaksakan otot-otot yang akan dibentuk.

“Kami memiliki standar sendiri untuk para member, karena fitnes itu tidak hanya untuk gaya-gayaan saja, tapi untuk mengelola kesehatan badan. Nah, kalau kita terima usia anak-anak nanti malah bisa merusak komponen otot mereka,” ujarnya.

Untuk masa latihan sendiri, Bendrik menyatakan tidak terlalu lama,yang terpenting adalah konsisten. “Di sini latihannya hanya satu jam tiga puluh menit saja,” kata pria yang membandrol member baru dengan harga 50 ribu perbulan tersebut.

Bagi Bendrik, meski saat ini sudah banyak tempat gym namun ia selalu optimis jika FFC masih tetap menjadi rujukan banyak kalangan untuk membentuk badan dalam menjaga kesehatan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita memberikan pelayanan. Bukan hanya tempat, tapi juga komunikasi dan sharing dalam konteks edukasi. Siapa saja bisa konsultasi disini.” Pungkas pria yang sering mewakili Banyuwangi untuk ajang binaraga ini mengakhiri.

Pewarta : Widie Nurmahmudy
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Abdul Hanan
Sumber : Banyuwangi TIMES
  • Peletakan Batu Pertama Tandai Pembangunan Mapolsek Ajung

    Sebanyak 96 ribu warga Kecamatan Ajung, Jember, tidak lama lagi memiliki mapolsek sendiri. Pembangunan mapolsek itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK bersama Bupati Jember dr H Faida pada Seni

  • Blusukan ke Pasar Banyuwangi, Emil Dardak Dielu-elukan Pedagang

    Bupati Trenggalek Emil Dardak benar-benar terkesan dan memberikan apresiasi positif dalam kunjungannya di Banyuwangi, Minggu (17/12/17). Bahkan calon wakil gubernur Jawa Timur yang akan berpsangan dengan Khofifah Indar Parawansa tersebut mengaku merasa s

  • Wayang Ajen Harjaba Ke-246 Dikemas Modern, Bikin Penonton Muda Tertawa

    Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia memberikan kado istimewa di Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) Ke-246 dengan mempersembahkan pertunjukan wayang ajen untuk masyarakat di ujung timur Pulau Jawa tersebut. Hal ini sebagai apres

  • Eddy Rumpoko Kirim Surat untuk Warga Batu, Begini Isinya

    Tiga bulan berada di ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinasnya, Wali Kota Batu (non-aktif) Eddy Rumpoko akhirnya menyampaikan pesan melalui dua lembar kertas kepada warga Kota B

  • Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi di Lokasi Ledakan

    Setelah menerima laporan dari korban AW, yang menerima paket berisi bom, petugas kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung bergerak. Dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

  • Terima Paket Misterius, Pria Ini Kaget Saat Dibuka Meledak

    Jelang datangnya Natal dan Tahun Baru ketenangan warga Kota Surabaya terusik. Yaitu dengan permasalahan terorisme dan sebuah bom yang meledak minggu ini.

  • Unisba Blitar Terima Kunjungan Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif

    Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menerima tamu kunjungan dari Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK),Rabu (13/12/2017). Mereka berkunjung ke Unisba Blitar untuk bersilaturahmi dan berdiskusi rencana kerjasama diantara kedua belah pihak.

  • Kapolres Banyuwangi Sambangi Ponpes Mambaul Ulum Muncar

    Mengawali dinasnya sebagai orang nomor satu di jajaran korps baju cokelat di Telatah Blambangan, Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman SH SIK MSi mulai menyambangi beberapa tempat yang berada di wilayah hukumnya. Salah satunya adalah Ponpes Mambaul

  • Sertijab Kapolsek Jajaran, Kapolres Banyuwangi Instruksikan Ini kepada Jajarannya

    Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman mengatakan, pergeseran maupun rotasi merupakan hal yang rutin, dan ini bagian dari dinamika kepolisian untuk meningkatkan kinerja sekaligus profesionalisme agar lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

  • Ini Dia 3 Tempat Wisata Untuk Melihat Keindahan Matahari di Yogyakarta

    Berada di tempat wisata yang berada di ketinggian memang mengasikkan. Jika berada di Yogyakarta maka beberapa tempat yang direkomendasikan adalah gunung Merapi dan Bukit Bintang. Namun tempat wisata di Yogyakarta yang hanya menghadirkan panorama indah dar

  • Launching Sahabat Sejati Ruliyono, Ada Hadiah Umrah bagi Kader Golkar Banyuwangi

    Launching Sahabat Sejati Ruliyono SH dan Pranaya Yudha Mahardika pada Minggu (10/12/17) dihadiri ribuan massa berkaus dan berbaju kuning dari wilayah daerah pemilihan (dapil) V. Bertempat di halaman rumah kader Golkar di Jalan Raya Genteng-Jember, Dusun T

  • Bapak dan Anak Deg-deg Serr Jelang Khitan

    Pagi jelang acara puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW puluhan peserta Khitan Berkah BMH Perwakilan Jawa Timur bersama MalangTIMES berkumpul di halaman Musala Al Ikhlas Balearjosari, Minggu (10/12/2017). Meja daftar ulang peserta tak henti-hentinya

Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top