Rumah Batik Mertosari Usung Tema Kearifan Lokal

Fitri Santoso menunjukkan batik hasil kreasinya yang mengusung kearifan lokal (Foto : Widie Nurmahmudy/BanyuwangiTIMES)
Fitri Santoso menunjukkan batik hasil kreasinya yang mengusung kearifan lokal (Foto : Widie Nurmahmudy/BanyuwangiTIMES)

BANYUWANGITIMES – Peluang bisnis batik tetap menjanjikan. Meski banyak bermunculan model dan jenis batik, bisnis batik tak  surut.

Bahkan, kian hari semakin banyak pedagang batik bermunculan. Salah satunya, rumah batik Mertosari di Desa Balak, Kecamatan Songgon. Rumah batik ini terbilang unik. Sebab, sengaja mengusung kearifan lokal.

Adalah Fitri Santoso, owner rumah batik Mertosari yang sengaja mengambil tema-tema potensi lokal desanya. Bahkan, nama rumah batik miliknya diambil dari nama kades pertama desa setempat.

Tidak hanya itu saja, perempuan yang juga Ketua PKK Desa Balak ini mengambil motif-motif potensi buah lokal, seperti durian merah, carang urip, mawar rambat dan beras kutah.

Ya, kami di sini hanya ingin memperkenalkan sisi potensi lewat batik. Baik itu nama tokoh-tokoh Desa balak maupun potensi alamnya lewat batik,” katanya kepada BanyuwangiTIMES.

Salah satunya, imbuh Fitri, adalah batik buah durian merah. Tema ini mengambil potensi Desa Balak yang dikenal sebagai sentra buah, khususnya durian merah.

Fitri menambahkan, dirinya membangun rumah batik  terbilang masih baru, tahun 2015. Ia bersyukur tidak mengalami kendala dalam memasarkan produknya.

“Karena hubungan saya sudah dekat dengan customer batik, jadi mudah memasarkan batik kepada mereka,” ujarnya.

Bedanya dengan pembatik lainnya, lanjut Fitri, adalah motif dumer. Motif ini hanya dimiliki oleh rumah batik Mertosari.

Menurutnya, tidak semua batik tulis berharga mahal. Hal ini juga tergantung dari peminat atau konsumen melihat dan memaknai sebuah motif batik.

Motif batik tradisional, dengan pembuatan yang rumit, bahkan bisa memakan waktu hampir berbulan - bulan, mempunyai nilai jual tinggi.

Saat ini, Fitri mempekerjakan 4 orang untuk membantu usahanya. Dengan mengambil motif tematik, harga batik rumah batik Mertosari cukup terjangkau.

“Untuk harga mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Kami sengaja memberi harga terjangkau, supaya masyarakat bisa menggunakan batik berkualitas dengan harga memadai,” tegasnya.

Fitri berharap, bagi setiap pembatik atau pembuat usaha batik bisa memiliki ciri khas dalam setiap produknya. Tujuannya, supaya lebih kreatif, kaya motif dan tematik.

“Seiring perkembangan pariwisata yang gencar seperti saat ini, saya berharap agar semua pemilik usaha batik bisa lebih kreatif lagi. Entah itu dari bahan yang aman, kaya motif dan tematik,” pungkasnya.

Pewarta : Widie Nurmahmudy
Editor : Heryanto
Publisher : Abdul Hanan
Sumber : Banyuwangi TIMES
  • Peletakan Batu Pertama Tandai Pembangunan Mapolsek Ajung

    Sebanyak 96 ribu warga Kecamatan Ajung, Jember, tidak lama lagi memiliki mapolsek sendiri. Pembangunan mapolsek itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK bersama Bupati Jember dr H Faida pada Seni

  • Blusukan ke Pasar Banyuwangi, Emil Dardak Dielu-elukan Pedagang

    Bupati Trenggalek Emil Dardak benar-benar terkesan dan memberikan apresiasi positif dalam kunjungannya di Banyuwangi, Minggu (17/12/17). Bahkan calon wakil gubernur Jawa Timur yang akan berpsangan dengan Khofifah Indar Parawansa tersebut mengaku merasa s

  • Wayang Ajen Harjaba Ke-246 Dikemas Modern, Bikin Penonton Muda Tertawa

    Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia memberikan kado istimewa di Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) Ke-246 dengan mempersembahkan pertunjukan wayang ajen untuk masyarakat di ujung timur Pulau Jawa tersebut. Hal ini sebagai apres

  • Eddy Rumpoko Kirim Surat untuk Warga Batu, Begini Isinya

    Tiga bulan berada di ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinasnya, Wali Kota Batu (non-aktif) Eddy Rumpoko akhirnya menyampaikan pesan melalui dua lembar kertas kepada warga Kota B

  • Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi di Lokasi Ledakan

    Setelah menerima laporan dari korban AW, yang menerima paket berisi bom, petugas kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung bergerak. Dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

  • Terima Paket Misterius, Pria Ini Kaget Saat Dibuka Meledak

    Jelang datangnya Natal dan Tahun Baru ketenangan warga Kota Surabaya terusik. Yaitu dengan permasalahan terorisme dan sebuah bom yang meledak minggu ini.

  • Unisba Blitar Terima Kunjungan Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif

    Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menerima tamu kunjungan dari Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK),Rabu (13/12/2017). Mereka berkunjung ke Unisba Blitar untuk bersilaturahmi dan berdiskusi rencana kerjasama diantara kedua belah pihak.

  • Kapolres Banyuwangi Sambangi Ponpes Mambaul Ulum Muncar

    Mengawali dinasnya sebagai orang nomor satu di jajaran korps baju cokelat di Telatah Blambangan, Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman SH SIK MSi mulai menyambangi beberapa tempat yang berada di wilayah hukumnya. Salah satunya adalah Ponpes Mambaul

  • Sertijab Kapolsek Jajaran, Kapolres Banyuwangi Instruksikan Ini kepada Jajarannya

    Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman mengatakan, pergeseran maupun rotasi merupakan hal yang rutin, dan ini bagian dari dinamika kepolisian untuk meningkatkan kinerja sekaligus profesionalisme agar lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

  • Ini Dia 3 Tempat Wisata Untuk Melihat Keindahan Matahari di Yogyakarta

    Berada di tempat wisata yang berada di ketinggian memang mengasikkan. Jika berada di Yogyakarta maka beberapa tempat yang direkomendasikan adalah gunung Merapi dan Bukit Bintang. Namun tempat wisata di Yogyakarta yang hanya menghadirkan panorama indah dar

  • Launching Sahabat Sejati Ruliyono, Ada Hadiah Umrah bagi Kader Golkar Banyuwangi

    Launching Sahabat Sejati Ruliyono SH dan Pranaya Yudha Mahardika pada Minggu (10/12/17) dihadiri ribuan massa berkaus dan berbaju kuning dari wilayah daerah pemilihan (dapil) V. Bertempat di halaman rumah kader Golkar di Jalan Raya Genteng-Jember, Dusun T

  • Bapak dan Anak Deg-deg Serr Jelang Khitan

    Pagi jelang acara puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW puluhan peserta Khitan Berkah BMH Perwakilan Jawa Timur bersama MalangTIMES berkumpul di halaman Musala Al Ikhlas Balearjosari, Minggu (10/12/2017). Meja daftar ulang peserta tak henti-hentinya

Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top