Cimol Banyuwangi Ini Dijamin Bikin Nyonyor

Produk cimol nyonyor yang dikembangkan Sudarmi (Foto: Widie Nurmahmudy/ BanyuwangiTIMES0
Produk cimol nyonyor yang dikembangkan Sudarmi (Foto: Widie Nurmahmudy/ BanyuwangiTIMES0

BANYUWANGITIMES – Bagi penggemar cimol, di Banyuwangi sudah ada camilan alternatif yang bisa dinikmati semua kalangan muda, tua dan terutama kalangan remaja untuk dijadikan teman nongkrong.

Namanya Cidas Nyonyor. Meski namanya identik dengan rasa pedas, namun pemilik usaha yang dirintis sejak tahun 2015 ini mengaku, ada 2 varian rasa yang diburu penikmat camilan. Pedas dan gurih.

Yang membuat cemilan ini menjadi khas, yaitu rasa pedasnya. Jadi jangan kaget kalau Anda harus membawa minum ketika menyantap serta bersiaplah ketagihan.

Ketut Sudarmi, pemilik Cidas Nyonyor mengisahkan, untuk mengembangkan usahanya, ia harus keliling Banyuwangi selama 6 bulan untuk ider produknya. Tak jarang, dirinya harus menuai pil pahit karena tidak semua toko menerima cimol pedas miliknya.

"Ya, namanya juga produk baru  jadi wajar kalau banyak yang belum percaya," katanya kepada Banyuwangi TIMES di pabrik Cidas Nyonyor, Jl. Imam Bonjol, No. 27 Tukang Kayu Banyuwangi.

Ketertarikan Sudarmi untuk mengembangkan Cidas Nyonyor, berawal dari hobinya masak, lalu dirinya punya ide untuk membuat camilan khas Banyuwangi yang mempunyai kwalitas bagus. Maka, Cidas Nyonyor menjadi pilihan isteri Guntur Topan ini.

"Awalnya exprimen satu kilo, lalu dibagi-bagikan tetangga, syaratnya harus komentar rasanya kayak apa," tuturnya. Dari beberapa percobaan tersebut setelah melewati beberapa tahapan rasa, maka diputuskan menamai produknya dengan Cidas (Cimol Pedas) Nyonyor yang artinya pedasnya bikin terbakar di bibir.

Sudarmi sengaja menggunakan cabe asli alias bukan merica atau perasa buatan. "Cidas nyonyor sengaja menggunakan bahan-bahan alami. Seperti cabe asli yang dijemur, disortir lalu dioven. Karena kami ingin mengutamakan mutu," ungkapnya.

Seiring perjalanan waktu, perempuan yang dikenal ulet ini terus melakukan inovasi. baik rasa dan kemasannya. Lalu ditawarkan ke sekolah-sekolah, kios dan toko-toko makanan lainnya.

"Waktu itu baru ada dua karyawan. Dan saya keliling dari jam 6 pagi sampe jam 4 sore ke Genteng, Rogojampi dan Jajag,” kisahnya.

Perjuangan Sudarmi untuk memperkenalkan produknya terbilang penuh liku-liku. Dari awalnya ditolak tapi akhirnya pemilik toko datang sendiri, hingga minimnya peralatan yang membuat dirinya harus mencari pinjaman untuk membeli mixer booz, oven dan mesin kemasan plastik. Dimana, biaya untuk membeli alat-alat tersebut membutuhkan dana lebih seratus juta.

"Pinjam di bank susah, karena ini usaha skala rumah tangga. Beruntung, ada salah satu Bank yang percaya dan membantu usaha saya membeli perlengkapan," katanya.

Untuk ukuran Cidas Nyonyor cukup variatif. konsumen bisa pilih ukurannya sesuai dengan selera.  Ada yang 1 pak dengan isi 11 bungkus atau bisa langsung 1 bal dengan harga 190 ribu, isi 20 pak ukuran 309 gram dengan

Atas kerja kerasnya, saat ini Sudarmi sudah memiliki pekerja 20 orang dengan sales freelance sebanyak 5 orang. Setiap bulannya perempuan ramah ini bisa meraup omzet hingga puluhan juta.

"Kalau omzet cukuplah untuk membayar 20 karyawan saya." ucapnya merendah.

Saat ini, Cidas Nyonyor makin dikenal masyarakat. Bahkan, Sudarmi merasa kewalahan atas permintaan dari luar kota. seperti Kalimantan, Makassar, Jojga, Jawa Tengah, Bali, Pasuruan dan Situbondo.

"Kedepannya saya ingin membuat varian rasa buah, seperti rasa durian, strewberry dll," pungkasnya 

Pewarta : Widie Nurmahmudy
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Abdul Hanan
Sumber : Banyuwangi TIMES
  • Peletakan Batu Pertama Tandai Pembangunan Mapolsek Ajung

    Sebanyak 96 ribu warga Kecamatan Ajung, Jember, tidak lama lagi memiliki mapolsek sendiri. Pembangunan mapolsek itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK bersama Bupati Jember dr H Faida pada Seni

  • Blusukan ke Pasar Banyuwangi, Emil Dardak Dielu-elukan Pedagang

    Bupati Trenggalek Emil Dardak benar-benar terkesan dan memberikan apresiasi positif dalam kunjungannya di Banyuwangi, Minggu (17/12/17). Bahkan calon wakil gubernur Jawa Timur yang akan berpsangan dengan Khofifah Indar Parawansa tersebut mengaku merasa s

  • Wayang Ajen Harjaba Ke-246 Dikemas Modern, Bikin Penonton Muda Tertawa

    Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia memberikan kado istimewa di Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) Ke-246 dengan mempersembahkan pertunjukan wayang ajen untuk masyarakat di ujung timur Pulau Jawa tersebut. Hal ini sebagai apres

  • Eddy Rumpoko Kirim Surat untuk Warga Batu, Begini Isinya

    Tiga bulan berada di ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinasnya, Wali Kota Batu (non-aktif) Eddy Rumpoko akhirnya menyampaikan pesan melalui dua lembar kertas kepada warga Kota B

  • Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi di Lokasi Ledakan

    Setelah menerima laporan dari korban AW, yang menerima paket berisi bom, petugas kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung bergerak. Dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

  • Terima Paket Misterius, Pria Ini Kaget Saat Dibuka Meledak

    Jelang datangnya Natal dan Tahun Baru ketenangan warga Kota Surabaya terusik. Yaitu dengan permasalahan terorisme dan sebuah bom yang meledak minggu ini.

  • Unisba Blitar Terima Kunjungan Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif

    Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menerima tamu kunjungan dari Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK),Rabu (13/12/2017). Mereka berkunjung ke Unisba Blitar untuk bersilaturahmi dan berdiskusi rencana kerjasama diantara kedua belah pihak.

  • Kapolres Banyuwangi Sambangi Ponpes Mambaul Ulum Muncar

    Mengawali dinasnya sebagai orang nomor satu di jajaran korps baju cokelat di Telatah Blambangan, Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman SH SIK MSi mulai menyambangi beberapa tempat yang berada di wilayah hukumnya. Salah satunya adalah Ponpes Mambaul

  • Sertijab Kapolsek Jajaran, Kapolres Banyuwangi Instruksikan Ini kepada Jajarannya

    Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman mengatakan, pergeseran maupun rotasi merupakan hal yang rutin, dan ini bagian dari dinamika kepolisian untuk meningkatkan kinerja sekaligus profesionalisme agar lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

  • Ini Dia 3 Tempat Wisata Untuk Melihat Keindahan Matahari di Yogyakarta

    Berada di tempat wisata yang berada di ketinggian memang mengasikkan. Jika berada di Yogyakarta maka beberapa tempat yang direkomendasikan adalah gunung Merapi dan Bukit Bintang. Namun tempat wisata di Yogyakarta yang hanya menghadirkan panorama indah dar

  • Launching Sahabat Sejati Ruliyono, Ada Hadiah Umrah bagi Kader Golkar Banyuwangi

    Launching Sahabat Sejati Ruliyono SH dan Pranaya Yudha Mahardika pada Minggu (10/12/17) dihadiri ribuan massa berkaus dan berbaju kuning dari wilayah daerah pemilihan (dapil) V. Bertempat di halaman rumah kader Golkar di Jalan Raya Genteng-Jember, Dusun T

  • Bapak dan Anak Deg-deg Serr Jelang Khitan

    Pagi jelang acara puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW puluhan peserta Khitan Berkah BMH Perwakilan Jawa Timur bersama MalangTIMES berkumpul di halaman Musala Al Ikhlas Balearjosari, Minggu (10/12/2017). Meja daftar ulang peserta tak henti-hentinya

Redaksi: redaksi[at]banyuwangitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]banyuwangitimes.com | marketing[at]banyuwangitimes.com
Top